5 Keunggulan Tryzub, Senjata Laser Ukraina yang Mampu Menembak Jatuh Jet Tempur

Kamis, 19 Desember 2024 - 13:23 WIB
loading...
A A A
Senft menambahkan bahwa senjata tersebut memiliki dua keterbatasan utama, terkait seberapa cepat targetnya bergerak dan seberapa jauh laser kehilangan energinya. Target yang bergerak lebih cepat atau tahan panas (misalnya, peluru artileri, rudal balistik) jauh lebih sulit dinetralkan dan membutuhkan sistem yang lebih canggih, katanya.

4. Perlu Diuji lebih Lanjut

Fabien Hoffmann dari Proyek Nuklir Oslo (ONP) mengatakan ada beberapa tantangan teknis dalam menyebarkan sistem laser yang efektif untuk melawan drone atau rudal.

“Tantangan-tantangan ini meliputi mengatasi masalah yang terkait dengan kekuatan sinar laser dan pendinginan sistem, penyerapan dan refleksi sinar laser oleh atmosfer (misalnya, karena awan atau hujan), dan fenomena yang dikenal sebagai ‘thermal blooming’. Thermal blooming terjadi ketika sinar laser memanaskan udara di sekitarnya, menyebabkannya menyebar, yang mengurangi kekuatan dan efektivitasnya dalam merusak target,” katanya.

“Untuk menilai seberapa efektifnya dalam peran pertahanan rudal, kita perlu melihat bagaimana kinerjanya dalam praktik,” imbuh Hoffmann.

5. Akan Digunakan Bersama dengan DragonFire

Hanya beberapa negara yang diketahui memiliki senjata laser, termasuk AS, China, dan Israel.

Inggris saat ini juga sedang mengembangkan sistem senjata lasernya sendiri, yang disebut DragonFire, yang akan mulai beroperasi pada tahun 2027.

Pada bulan April, mantan Menteri Pertahanan Grant Shapps mengatakan bahwa DragonFire berpotensi digunakan di Ukraina untuk melawan pesawat nirawak Rusia, Reuters melaporkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved