4 Keuntungan Besar Erdogan setelah Sukses Menggulingkan Assad

Sabtu, 21 Desember 2024 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Penggulingan Assad sekarang "membuka jalan bagi kembalinya para pengungsi yang tinggal di Turki dan meningkatkan pengaruh Ankara di Suriah", kata Hamish Kinnear, analis senior di Verisk Maplecroft.

Mengingat peran Erdogan yang semakin besar di Timur Tengah bersamaan dengan keberhasilan negosiasinya dengan Ethiopia dan Somalia, hal itu "hanya memperkuat kesan pengaruh geopolitik dan diplomatik Turki yang semakin besar", katanya.

Itu dapat meningkatkan peluangnya untuk mengambil peran negosiasi dalam konflik lain.

"Turki secara teori berada pada posisi yang tepat untuk menjadi penengah antara Ukraina dan Rusia, mengingat kemampuannya untuk berbicara dengan Kyiv dan Moskow," kata Maplecroft.

Sejak perang dimulai pada Februari 2022, Erdogan telah dengan hati-hati menjaga hubungan dengan kedua belah pihak, berbicara dengan Vladimir Putin melalui telepon dan menghindari sanksi Barat terhadap Moskow sementara memasok Ukraina dengan pesawat nirawak.

Bagi Kinnear, dengan peran Turki di Suriah dan keterlibatannya dalam inisiatif diplomatik lainnya, "tidak diragukan lagi ini adalah momen terbaik bagi Erdogan".

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved