Bashar al-Assad, Saddam Husein, dan Muammar Gaddafi, Siapa Lebih Kaya?

Selasa, 17 Desember 2024 - 17:39 WIB
loading...
A A A
Gaddafi memiliki banyak properti di berbagai negara, termasuk di Eropa dan Amerika Serikat, serta investasi besar dalam sektor perbankan dan minyak bumi.

Muammar Gaddafi memang dikenal memiliki kekayaan yang jauh lebih besar dibandingkan Bashar al-Assad dan Saddam Hussein.

Kekayaan Gaddafi diperkirakan mencapai USD200 miliar, yang sebagian besar tersembunyi dalam bentuk properti, investasi, dan aset lainnya di berbagai negara.

Di sisi lain, kekayaan Bashar al-Assad diperkirakan sekitar USD1-2 miliar dengan spekulasi jumlah sebenarnya bisa lebih besar. Ada juga laporan yang menyebut Assad memiliki 200 ton emas dan USD16 miliar aset.

Sementara kekayaan Saddam Hussein diperkirakan sekitar USD1-2 miliar sebelum asetnya disita atau dihancurkan selama invasi dan konflik.

Kekayaan Muammar Gaddafi yang sangat besar menempatkannya sebagai yang terkaya di antara ketiga pemimpin ini, mencerminkan pengaruh dan kekuasaan yang dia miliki selama masa pemerintahannya di Libya.

Meskipun ada perbedaan besar dalam jumlah aset yang mereka miliki, mereka semuanya memiliki kekayaan yang sangat besar dan berbagai properti, aset dan bisnis di berbagai belahan dunia.

Baca juga: Penguasa Baru Suriah Janji Negaranya Tak Jadi Tempat Peluncuran Serangan ke Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Projo: Praperadilan...
Projo: Praperadilan Roy Suryo Tak Akan Batalkan Pokok Perkara
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved