Bashar al-Assad, Saddam Husein, dan Muammar Gaddafi, Siapa Lebih Kaya?

Selasa, 17 Desember 2024 - 17:39 WIB
loading...
A A A
Jumlah ini setara dengan anggaran nasional Suriah selama hampir tujuh tahun, berdasarkan angka tahun 2023.
Laporan lain menunjukkan kekayaan bersih keluarga Assad bisa mencapai USD2 miliar, meskipun angka ini sulit diverifikasi karena struktur keuangan yang rumit yang mereka kelola.

Kerajaan keuangan keluarga Assad juga meluas ke sektor-sektor utama seperti telekomunikasi, real estat, minyak, dan perbankan, mengendalikan aset sekitar 45-95 miliar poundsterling, menurut Syrian Observatory for Human Rights.

2. Saddam Hussein


Saddam Hussein adalah Presiden Irak yang berkuasa dari tahun 1979 hingga 2003. Dia digulingkan saat invasi pimpinan Amerika Serikat (AS) di Irak.

Bashar al-Assad, Saddam Husein, dan Muammar Gaddafi, Siapa Lebih Kaya?


Meskipun banyak asetnya yang telah diambil atau dihancurkan selama perang, kekayaan pribadi Saddam Hussein diperkirakan mencapai USD1 miliar.

Saddam Hussein juga memiliki banyak properti di Irak dan di luar negeri, termasuk di negara-negara seperti Switzerland dan Austria.

3. Muammar Gaddafi


Muammar Gaddafi adalah penguasa Libya dari tahun 1969 hingga 2011. Gaddafi dikenal memiliki kekayaan yang sangat besar, dengan estimasi kekayaan pribadi dan keluarganya mencapai USD200 miliar.

Bashar al-Assad, Saddam Husein, dan Muammar Gaddafi, Siapa Lebih Kaya?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Raih Bisnis Indonesia...
Raih Bisnis Indonesia Award 2026, Angela: MNC Digital Terus Berinovasi di Tengah Tantangan yang Ada
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Berita Terkini
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved