Bashar al-Assad, Saddam Husein, dan Muammar Gaddafi, Siapa Lebih Kaya?

Selasa, 17 Desember 2024 - 17:39 WIB
loading...
Bashar al-Assad, Saddam...
(Foto kiri ke kanan) Saddam Husein, Muammar Gaddafi dan Bashar al-Assad. Foto/mediaeyenews
A A A
DAMASKUS - Runtuhnya rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad mengungkap kekayaan sebenarnya sang mantan penguasa itu.

Lantas seberapa kaya sebenarnya Assad jika dibandingkan dengan mendiang Pemimpin Irak Saddam Hussein dan mendiang Pemimpin Libya Muammar Gaddafi?

Kekayaan Bashar al-Assad, Saddam Husein, dan Muammar Gaddafi

1. Bashar al-Assad


Bashar al-Assad adalah Presiden Syria yang telah berkuasa sejak tahun 2000 setelah kematian ayahnya, Hafez al-Assad.

Bashar al-Assad, Saddam Husein, dan Muammar Gaddafi, Siapa Lebih Kaya?


Meskipun dia telah menciptakan gambaran dirinya sebagai pemimpin yang sederhana dan tidak berlebihan, kekayaan pribadi dan keluarganya sangat besar.

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, kekayaan Bashar al-Assad dan keluarganya diperkirakan berkisar antara USD1 hingga USD2 miliar.

Selain itu, keluarga al-Assad juga dikabarkan memiliki 200 ton emas dan USD16 miliar dalam aset lainnya, termasuk properti di berbagai negara seperti Dubai, Moskwa, dan London.

Jumlah ini setara dengan anggaran nasional Suriah selama hampir tujuh tahun, berdasarkan angka tahun 2023.
Laporan lain menunjukkan kekayaan bersih keluarga Assad bisa mencapai USD2 miliar, meskipun angka ini sulit diverifikasi karena struktur keuangan yang rumit yang mereka kelola.

Kerajaan keuangan keluarga Assad juga meluas ke sektor-sektor utama seperti telekomunikasi, real estat, minyak, dan perbankan, mengendalikan aset sekitar 45-95 miliar poundsterling, menurut Syrian Observatory for Human Rights.

2. Saddam Hussein


Saddam Hussein adalah Presiden Irak yang berkuasa dari tahun 1979 hingga 2003. Dia digulingkan saat invasi pimpinan Amerika Serikat (AS) di Irak.

Bashar al-Assad, Saddam Husein, dan Muammar Gaddafi, Siapa Lebih Kaya?


Meskipun banyak asetnya yang telah diambil atau dihancurkan selama perang, kekayaan pribadi Saddam Hussein diperkirakan mencapai USD1 miliar.

Saddam Hussein juga memiliki banyak properti di Irak dan di luar negeri, termasuk di negara-negara seperti Switzerland dan Austria.

3. Muammar Gaddafi


Muammar Gaddafi adalah penguasa Libya dari tahun 1969 hingga 2011. Gaddafi dikenal memiliki kekayaan yang sangat besar, dengan estimasi kekayaan pribadi dan keluarganya mencapai USD200 miliar.

Bashar al-Assad, Saddam Husein, dan Muammar Gaddafi, Siapa Lebih Kaya?


Gaddafi memiliki banyak properti di berbagai negara, termasuk di Eropa dan Amerika Serikat, serta investasi besar dalam sektor perbankan dan minyak bumi.

Muammar Gaddafi memang dikenal memiliki kekayaan yang jauh lebih besar dibandingkan Bashar al-Assad dan Saddam Hussein.

Kekayaan Gaddafi diperkirakan mencapai USD200 miliar, yang sebagian besar tersembunyi dalam bentuk properti, investasi, dan aset lainnya di berbagai negara.

Di sisi lain, kekayaan Bashar al-Assad diperkirakan sekitar USD1-2 miliar dengan spekulasi jumlah sebenarnya bisa lebih besar. Ada juga laporan yang menyebut Assad memiliki 200 ton emas dan USD16 miliar aset.

Sementara kekayaan Saddam Hussein diperkirakan sekitar USD1-2 miliar sebelum asetnya disita atau dihancurkan selama invasi dan konflik.

Kekayaan Muammar Gaddafi yang sangat besar menempatkannya sebagai yang terkaya di antara ketiga pemimpin ini, mencerminkan pengaruh dan kekuasaan yang dia miliki selama masa pemerintahannya di Libya.

Meskipun ada perbedaan besar dalam jumlah aset yang mereka miliki, mereka semuanya memiliki kekayaan yang sangat besar dan berbagai properti, aset dan bisnis di berbagai belahan dunia.

Baca juga: Penguasa Baru Suriah Janji Negaranya Tak Jadi Tempat Peluncuran Serangan ke Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Berita Terkini
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved