Rusia Segera Produksi Massal Rudal Hipersonik Oreshnik, Jadi Andalan Selain Bom Nuklir
Selasa, 17 Desember 2024 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan minggu lalu bahwa dia telah meminta Putin untuk memberinya rudal baru tersebut. Rusia pun merespons dengan setuju memasok misil Oreshnik "secara gratis”.
Putin sebelumnya mengatakan rudal baru itu terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara dan tidak dapat dicegat oleh sistem pertahanan udara mana pun.
Dia juga mengatakan misil Oreshnik telah mengurangi kebutuhan akan senjata nuklir sebagai upaya untuk mengecilkan potensi eskalasi nuklir dalam perang melawan Ukraina yang didukung Barat.
Namun, selama pertemuan dengan para pejabat pertahanan tersebut, Putin juga mencatat bahwa Rusia perlu mempertahankan pengembangan kekuatan nuklir strategis, dan menjaga kekuatan nuklir non-strategis dalam kesiapan tempur.
Dalam forum tersebut, Putin menilai Amerika Serikat (AS) telah mendorong Rusia untuk melewati apa yang dia sebut sebagai “garis merah”, sebuah pembatasan dalam penggunaan senjata militer berbahaya tertentu.
Putin sebelumnya mengatakan rudal baru itu terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara dan tidak dapat dicegat oleh sistem pertahanan udara mana pun.
Dia juga mengatakan misil Oreshnik telah mengurangi kebutuhan akan senjata nuklir sebagai upaya untuk mengecilkan potensi eskalasi nuklir dalam perang melawan Ukraina yang didukung Barat.
Namun, selama pertemuan dengan para pejabat pertahanan tersebut, Putin juga mencatat bahwa Rusia perlu mempertahankan pengembangan kekuatan nuklir strategis, dan menjaga kekuatan nuklir non-strategis dalam kesiapan tempur.
Dalam forum tersebut, Putin menilai Amerika Serikat (AS) telah mendorong Rusia untuk melewati apa yang dia sebut sebagai “garis merah”, sebuah pembatasan dalam penggunaan senjata militer berbahaya tertentu.
Lihat Juga :