Prancis Bakal Pasok 18 Jet Tempur Rafale ke Yunani untuk Lawan Turki

Selasa, 01 September 2020 - 11:27 WIB
loading...
Prancis Bakal Pasok...
Pesawat jet tempur Dassault Rafale Prancis. Foto/REUTERS
A A A
ATHENA - Di tengah meningkatnya ketegangan antara Yunani dan Turki , Prancis dilaporkan akan menjual 18 jet unit tempur Dassault Rafale untuk melawan tetangga Mediterania-nya tersebut. Jet tempur buatan Prancis itu telah jadi sorotan media setelah India menerima pasokan pertama di tengah bentrokan dengan China.

Menurut laporan media lokal Yunani yang dikutip Eurasiantimes, Selasa (1/9/2020), kontrak jual beli antara pemerintah Prancis dan Yunani sedang dalam tahap lanjut, yang akan membuat Angkatan Udara Hellenic menambahkan skuadron Rafale ke armada Lockheed F-16 Fighting Falcons, Dassault Mirage 2000, dan McDonnell-Douglas F-4 Phantom II mereka. Kesepakatan tersebut dilaporkan akan selesai pada akhir tahun ini. (Baca: Tegang dengan Yunani, Turki Kembangkan Rudal Hipersonik dan Senjata Laser )

Laporan lain menyebutkan bahwa kesepakatan itu akan berlanjut dalam dua bagian, dengan bagian pertama adalah pembelian 10 unit jet tempur Rafale baru, sementara yang kedua adalah sisanya yang akan diberikan sebagai hadiah untuk Athena.

Bahkan, delapan Rafale di antaranya yang hendak dijual Prancis ke Yunani tersebut adalah jet yang sama jenisnya dengan jet tempur yang membom fasilitas Turki di pangkalan udara al-Watiya di Libya.

Dassault Rafale adalah pesawat tempur bermesin ganda Prancis. Pesawat tempur multiperan ini dilengkapi dengan berbagai senjata. Rafale dirancang untuk mendukung supremasi udara, interdiction, pengintaian udara, dukungan darat, in-depth strike, anti- serangan kapal, dan misi pencegahan nuklir.

Pesawat ini dilengkapi dengan dua mesin Snecma M88, yang masing-masing mampu memberikan daya dorong kering hingga 50 kN (11.250 lbf) dan 75 kN (16.900 lbf) dengan afterburner. M88 memungkinkan Rafale untuk melakukan supercruise sambil membawa empat rudal dan satu tangki drop. Meskipun bukan benar-benar pesawat siluman, Rafale dirancang untuk reduced radar cross-section (RCS) dan infrared signature, yang berarti ia memiliki beberapa fitur siluman, yang tidak dibesar-besarkan atau terlalu dibesar-besarkan. (Baca: Erdogan Sebut Pemimpin Prancis dan Yunani Rakus dan Tak Kompeten )

Jika kesepakatan kedua negara itu tercapai, jet-jet tempur Rafale akan menambah kekuatan udara yang luar biasa bagi Angkatan Udara Yunani, saat mereka melawan pasukan Turki dalam sengketa wilayah Mediterania.

Ketegangan antara Ankara dan Athena telah melonjak selama beberapa hari terakhir setelah Yunani mempersoalkan eksplorasi energi Turki di Mediterania Timur. Ankara berdalih memiliki hak eksplorasi di perairan tersebut yang didasarkan pada pulau-pulau kecil di dekat pantai Turki.

Turki , negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania, telah mengirimkan kapal bor untuk mengeksplorasi cadangan minyak dan gas di landas kontinennya. Ankara menyatakan Turki dan Republik Turki Siprus Utara (TRNC) memiliki hak di wilayah tersebut.

Baru-baru ini, Uni Emirat Arab (UEA) bergabung dengan daftar negara yang mendukung Yunani, di mana negara Arab itu mengirimkan empat jet tempur F-16 untuk ikut serta dalam latihan bersama dengan Angkatan Udara Hellenic. Menurut laporan tersebut, jet-jet F-16 akan ditempatkan di pangkalan udara Teluk Souda dan akan melakukan latihan militer bersama dengan angkatan bersenjata Yunani di Mediterania timur.

Setelah langkah tersebut, pejabat Turki segera membalas dengan mengeluarkan peringatan bahwa mereka akan menembak jatuh pesawat tempur Emirat jika mendekati atau melakukan pelanggaran wilayah udaranya. "Kami tidak akan ragu untuk menembak jatuh setiap pesawat UEA jika mendekati perairan Turki atau area kerja Oruç Reis dekat Pulau Kreta di Mediterania timur," kata sumber pertahanan Turki kepada Al-Quds Al-Araby. (Baca: Hebat! Pesawat Tempur F-16 TNI AU Bisa Tembak 4 Target Sekaligus Tanpa Melihat )

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan bahwa negaranya tidak mencari masalah dengan Yunani, dan dialog itu bisa menjadi satu-satunya solusi. “Jika kita bertindak dengan akal sehat dan nalar, kita dapat menemukan solusi yang sama-sama menguntungkan yang memenuhi kepentingan semua orang,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Jet Tempur Rafale, MiG-29,...
Jet Tempur Rafale, MiG-29, SU-30 India Ditembak Jatuh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved