Sebelum Bentrok dengan India, China Kerahkan Jet Tempur Siluman J-20
Selasa, 01 September 2020 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Langkah PLAAF China yang mengerahkan kembali pesawat terbaru dan paling mumpuni mereka di pangkalan udara dekat Ladakh dilakukan segera setelah India mulai mengoperasikan jet tempur Rafale, lima di antaranya telah bergabung dengan Angkatan Udara dan tiga hingga empat lainnya akan menyusul bergabung. (Baca: China Kerahkan Jet Tempur Siluman J-20 ke Dekat India Jadi Teka-teki )
Militer Beijing tidak pernah bersedia mengonfirmasi bentrok pasukan di sekitar Ladakh. Mereka juga menutup informasi perihal pengerahan jet tempur siluman J-20 ke dekat wilayah sengketa.
Tentara kedua negara sebelumnya terlibat bentrok mematikan di Ladakh pada pertengahan Juni. India mengakui bahwa 20 tentaranya tewas dalam pertengkaran itu. Sedangkan China merahasiakan berapa jumlah tentaranya yang kemungkinan tewas. (Baca juga: Reaksi Panglima TNI soal Insiden Penyerangan Mapolsek Ciracas )
Tidak adanya perbatasan yang ditandai antara China dan India telah menjadi sumber ketegangan selama beberapa dekade. Garis Kontrol Aktual, garis demarkasi longgar yang memisahkan wilayah kedua negara, dibuat setelah perang 1962 sebagai kompromi.
Militer Beijing tidak pernah bersedia mengonfirmasi bentrok pasukan di sekitar Ladakh. Mereka juga menutup informasi perihal pengerahan jet tempur siluman J-20 ke dekat wilayah sengketa.
Tentara kedua negara sebelumnya terlibat bentrok mematikan di Ladakh pada pertengahan Juni. India mengakui bahwa 20 tentaranya tewas dalam pertengkaran itu. Sedangkan China merahasiakan berapa jumlah tentaranya yang kemungkinan tewas. (Baca juga: Reaksi Panglima TNI soal Insiden Penyerangan Mapolsek Ciracas )
Tidak adanya perbatasan yang ditandai antara China dan India telah menjadi sumber ketegangan selama beberapa dekade. Garis Kontrol Aktual, garis demarkasi longgar yang memisahkan wilayah kedua negara, dibuat setelah perang 1962 sebagai kompromi.
(min)
Lihat Juga :