Rusia Masih Bungkam tentang Keberadaan Assad

Senin, 09 Desember 2024 - 18:38 WIB
loading...
Rusia Masih Bungkam...
Rusia masih bungkam tentang keberadaan Bashar Al Assad. Foto/X/@richmorrisus1
A A A
MOSKOW - Kremlin tetap bungkam soal keberadaan Presiden Suriah Bashar al-Assad pada hari Senin, menolak untuk mengonfirmasi atau membantah laporan bahwa presiden yang digulingkan itu telah diberikan suaka di Rusia.

"Kami tidak memiliki apa pun untuk dikatakan tentang keberadaan Tuan Assad saat ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan, tanpa memberikan banyak kejelasan, dilansir CNN.

Ketika ditanya apakah keputusan untuk memberikan suaka dibuat oleh Presiden Vladimir Putin, Peskov menjawab, "Tentu saja, keputusan seperti itu tidak dapat dibuat tanpa kepala negara. Itu adalah keputusannya. Namun, saya tidak memiliki apa pun untuk diberitahukan kepada Anda di sini."

Sumber resmi di Rusia mengatakan kepada CNN pada Minggu malam bahwa Assad dan keluarganya tiba di Moskow setelah diberikan suaka di Rusia karena apa yang dijelaskan oleh media pemerintah sebagai "alasan kemanusiaan."

Baca Juga: Pemberontak Berjanji Lindungi Pangkalan Rusia di Suriah

Ketika ditanya tentang kemungkinan Putin bertemu langsung dengan Assad, Peskov mengatakan bahwa "tidak ada pertemuan seperti itu dalam jadwal resmi presiden" dan menolak menyebutkan waktu pertemuan terakhir mereka.

Kremlin mengakui tantangan seputar pangkalan militernya di Suriah, dengan mengatakan "segala kemungkinan kini sedang dilakukan untuk menghubungi mereka yang dapat memberikan keamanan."

Mengenai apakah Rusia berharap untuk mempertahankan pangkalan militernya di Suriah, Peskov mengatakan "masih terlalu dini untuk membicarakan hal ini," seraya menambahkan "percakapan serius akan diperlukan dengan mereka yang akan diberi kekuasaan."

"Apa yang terjadi mungkin mengejutkan seluruh dunia, dan kami tidak terkecuali," katanya, mengomentari hilangnya dukungan yang cepat untuk Assad di antara tentara dan pasukan keamanan Suriah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved