Pemberontak Berjanji Lindungi Pangkalan Rusia di Suriah

Senin, 09 Desember 2024 - 17:13 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Benarkah Presiden Joe Biden Klaim Ikut Berjasa Gulingkan Bashar Al Assad?

Kali ini, Moskow tidak mengerahkan pasukan untuk menahan serangan HTS dan FSA, dengan Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa Assad telah memutuskan untuk melepaskan kekuasaan secara damai setelah melakukan pembicaraan rahasia dengan beberapa kelompok oposisi. "Rusia tidak berpartisipasi dalam negosiasi ini," kata kementerian tersebut.

Rusia mulai membangun Pangkalan Udara Khmeimim di dekat Latakia tak lama setelah memberikan bantuan kepada Assad pada tahun 2015. Fasilitas tersebut sejak saat itu digunakan oleh Angkatan Udara Rusia untuk melancarkan serangan terhadap ISIS dan kelompok teroris lainnya di Suriah, serta untuk mengangkut pasokan dan senjata ke negara tersebut.

Pangkalan Udara Khmeimim terletak sekitar 60 km dari fasilitas angkatan laut Rusia di Tartus, yang dibangun oleh Uni Soviet pada tahun 1971. Rusia menandatangani sewa selama 50 tahun untuk fasilitas tersebut pada tahun 2017, yang memberikan kedaulatan penuh kepada Moskow atas pangkalan tersebut dan memberikan izin kepada Angkatan Laut Rusia untuk menempatkan hingga 11 kapal di sana.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa kedua fasilitas tersebut telah disiagakan dengan sangat ketat selama pemberontak bergerak maju menuju Damaskus, tetapi "saat ini tidak ada ancaman serius terhadap keamanan mereka."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Ibunda Vega Darwanti...
Ibunda Vega Darwanti Meninggal Dunia, Irfan Hakim Ceritakan Momen Haru Terakhir
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Pakar: Penanganan Kasus...
Pakar: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Jadi Ujian Besar bagi Kejagung
Berita Terkini
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved