Gencatan Senjata Runtuh, Israel dan Hizbullah Saling Serang
Selasa, 03 Desember 2024 - 10:41 WIB
loading...
A
A
A
Satu orang tewas dalam serangan udara Israel di Marjayoun, sekitar 10 km (6 mil) dari perbatasan utara Israel, kata Kementerian Kesehatan Lebanon.
Badan keamanan negara Lebanon mengatakan serangan pesawat nirawak Israel di Nabatieh menewaskan seorang anggota pasukannya, menyebut insiden itu sebagai "pelanggaran mencolok" terhadap gencatan senjata.
Militer Lebanon mengatakan pesawat nirawak Israel menyerang buldoser tentara di dekat perbatasan Suriah, melukai seorang tentara.
Militer Israel tidak segera menanggapi pertanyaan tentang insiden di Marjayoun dan Nabatieh tetapi mengatakan telah menargetkan kendaraan militer di dekat infrastruktur Hizbullah di Lembah Bekaa Lebanon dan dekat perbatasan Suriah.
Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar membantah melakukan kesalahan, menuduh Hizbullah memindahkan senjata ke selatan Sungai Litani yang bertentangan dengan perjanjian gencatan senjata.
"Israel berkomitmen untuk keberhasilan pelaksanaan gencatan senjata, tetapi kami tidak akan menerima kembalinya situasi seperti pada 6 Oktober 2023," kata Saar dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Selasa (3/12/2024).
Lembaga penyiaran publik Israel; Kan, melaporkan bahwa utusan AS Amos Hochstein, yang menjadi perantara gencatan senjata, memperingatkan Israel atas pelanggaran gencatan senjata.
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menyerukan "pukulan keras" terhadap Hizbullah, dengan mengatakan kelompok itu telah membuat kesalahan besar dengan menargetkan wilayah Israel.
Badan keamanan negara Lebanon mengatakan serangan pesawat nirawak Israel di Nabatieh menewaskan seorang anggota pasukannya, menyebut insiden itu sebagai "pelanggaran mencolok" terhadap gencatan senjata.
Militer Lebanon mengatakan pesawat nirawak Israel menyerang buldoser tentara di dekat perbatasan Suriah, melukai seorang tentara.
Militer Israel tidak segera menanggapi pertanyaan tentang insiden di Marjayoun dan Nabatieh tetapi mengatakan telah menargetkan kendaraan militer di dekat infrastruktur Hizbullah di Lembah Bekaa Lebanon dan dekat perbatasan Suriah.
Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar membantah melakukan kesalahan, menuduh Hizbullah memindahkan senjata ke selatan Sungai Litani yang bertentangan dengan perjanjian gencatan senjata.
"Israel berkomitmen untuk keberhasilan pelaksanaan gencatan senjata, tetapi kami tidak akan menerima kembalinya situasi seperti pada 6 Oktober 2023," kata Saar dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Selasa (3/12/2024).
Lembaga penyiaran publik Israel; Kan, melaporkan bahwa utusan AS Amos Hochstein, yang menjadi perantara gencatan senjata, memperingatkan Israel atas pelanggaran gencatan senjata.
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menyerukan "pukulan keras" terhadap Hizbullah, dengan mengatakan kelompok itu telah membuat kesalahan besar dengan menargetkan wilayah Israel.
(mas)
Lihat Juga :