Donald Trump Ancam BRICS Jika Tinggalkan Dolar AS
Minggu, 01 Desember 2024 - 05:44 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak ada peluang bahwa BRICS akan menggantikan Dolar AS dalam perdagangan internasional, dan negara mana pun yang mencoba mengucapkan selamat tinggal kepada Amerika,” papar Trump.
BRICS sebelumnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, dan diperluas pada bulan Januari hingga mencakup Mesir, Iran, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab. Sekitar 30 negara lain telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan kelompok ekonomi berkembang tersebut.
Rusia, yang saat ini memegang jabatan presiden bergilir kelompok tersebut, melontarkan gagasan untuk memperkenalkan mata uang BRICS pada tahun 2022.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menggemakan usulan Moskow tahun lalu, dengan menyatakan bahwa memiliki opsi untuk berdagang dalam mata uang cadangan lain akan mengurangi kerentanan negara-negara BRICS terhadap fluktuasi nilai tukar dolar.
Para pemimpin BRICS tidak mengumumkan rencana untuk mata uang tersebut pada pertemuan puncak mereka di kota Kazan, Rusia, bulan lalu.
Sebaliknya, kelompok tersebut berjanji untuk membuat sistem pembayaran lintas batas yang berfungsi bersama jaringan SWIFT Barat, dan akan meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional.
BRICS sebelumnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, dan diperluas pada bulan Januari hingga mencakup Mesir, Iran, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab. Sekitar 30 negara lain telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan kelompok ekonomi berkembang tersebut.
Rusia, yang saat ini memegang jabatan presiden bergilir kelompok tersebut, melontarkan gagasan untuk memperkenalkan mata uang BRICS pada tahun 2022.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menggemakan usulan Moskow tahun lalu, dengan menyatakan bahwa memiliki opsi untuk berdagang dalam mata uang cadangan lain akan mengurangi kerentanan negara-negara BRICS terhadap fluktuasi nilai tukar dolar.
Para pemimpin BRICS tidak mengumumkan rencana untuk mata uang tersebut pada pertemuan puncak mereka di kota Kazan, Rusia, bulan lalu.
Sebaliknya, kelompok tersebut berjanji untuk membuat sistem pembayaran lintas batas yang berfungsi bersama jaringan SWIFT Barat, dan akan meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional.
Lihat Juga :