Dewan Kerja Sama Teluk Kritik Sekutu Israel Gagal Paksa Zionis Akhiri Perang Gaza

Sabtu, 30 November 2024 - 19:02 WIB
loading...
Dewan Kerja Sama Teluk...
Dewan Kerja Sama Teluk kritik sekutu Israel gagal paksa Zionis akhiri perang Gaza. Foto/X/@mhdksafa
A A A
GAZA - Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) mengecam keras sekutu Israel karena gagal meyakinkan pemerintahnya untuk mengakhiri agresi terhadap rakyat Palestina.

"Agresi biadab Israel di Gaza harus diakhiri," desak Sekretaris Jenderal GCC Jasem Mohamed Al-Budaiwi, dilansir Middle East Monitor.

Berbicara kepada wartawan sehari sebelum KTT GCC ke-45 di Kuwait pada hari Minggu, Al-Budaiwi berjanji bahwa blok Teluk akan melanjutkan semua upaya yang mungkin untuk mencapai gencatan senjata di Gaza, seraya menambahkan bahwa pendudukan Israel harus memikul tanggung jawab penuh atas tindakan biadabnya terhadap Palestina.

Militer Israel melancarkan perang genosida di Jalur Gaza setelah serangan lintas perbatasan oleh Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas pada 7 Oktober tahun lalu.

Baca Juga: Zionis Memang Selalu Ingkar dan Terapkan Standar Ganda, Ini Buktinya

Setelah 419 hari perang di Jalur Gaza dan Tepi Barat, Israel menewaskan lebih dari 44.360 orang—kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak—melukai sekitar 106.000 orang dan menyebabkan hampir 11.000 orang hilang.

Al-Budaiwi mengkritik keras negara-negara besar karena gagal berbuat cukup banyak untuk menghentikan perang: "Bahkan sekutu terdekat Israel gagal memengaruhi pemerintahnya untuk menghentikan operasi militer biadab di Gaza."

Sementara itu, Al-Budaiwi, mantan diplomat Kuwait, memuji "kedudukan khusus" yang dicapai GCC di panggung internasional berkat: "Kebijakan luar negeri terpadu yang mempromosikan perdamaian dan keamanan global."

Ia menunjukkan bahwa masyarakat internasional menganggap negara-negara anggota GCC sebagai mitra strategis yang "kredibel dan dapat diandalkan" "tanpa agenda tersembunyi".

GCC, yang meliputi Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Oman, percaya bahwa stabilitas kawasan Teluk membutuhkan solusi yang adil bagi perjuangan Palestina.

Dalam komunike terakhir dari pertemuan puncak pertama di Abu Dhabi pada tahun 1981, para pemimpin kelompok Teluk menegaskan bahwa stabilitas kawasan Teluk dan Timur Tengah adalah yang terpenting bagi negara-negara anggota GCC.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
1.000 Prajurit Israel...
1.000 Prajurit Israel yang Meminta Perang Gaza Diakhiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved