Elon Musk: Orang Idiot Masih Membangun Jet Tempur Siluman F-35 AS

Senin, 25 November 2024 - 15:51 WIB
loading...
A A A
"Jejak internasional sistem udara memperkuat manfaat platform, dan merupakan pesawat pilihan bagi mitra dan sekutu. Program ini mencakup Angkatan Udara AS, tujuh Mitra Internasional, dan 12 pelanggan Penjualan Militer Asing (FMS), dan minat FMS terhadap platform ini terus tumbuh. Dalam 10 tahun ke depan, akan ada 700 F-35 di Eropa dan hanya 60 di antaranya yang akan menjadi milik AS," imbuh kantor tersebut.

Lockheed Martin, yang merupakan kontraktor utama F-35, mengatakan perusahaan akan bekerja sama dengan pemerintahan baru dan mendukung kemampuan F-35.

“Seperti yang kami lakukan pada masa jabatan pertamanya, kami menantikan hubungan kerja yang kuat dengan Presiden Trump, timnya, dan juga dengan Kongres yang baru untuk memperkuat pertahanan nasional kami,” kata juru bicara perusahaan dalam sebuah pernyataan.

“F-35 adalah pesawat tempur paling canggih, paling tangguh, dan paling terhubung di dunia, pencegah vital, dan landasan operasi gabungan di semua domain.”

Pentagon telah menerbangkan berbagai drone selama beberapa dekade, termasuk untuk misi pengawasan dan serangan udara, dan konsep untuk program dominasi udara generasi mendatang di masa depan mencakup campuran pesawat tempur berawak dan tak berawak.

Namun, perusahaan rintisan pertahanan di Silicon Valley seperti Anduril juga mengembangkan pesawat nirawak sambil berupaya mengubah cara Pentagon mengembangkan dan membeli senjata.

Bahkan, ketua eksekutif Anduril dilaporkan telah berkonsultasi dengan Trump dan timnya tentang perombakan militer.

Sementara itu, ratusan F-35 sudah digunakan di militer AS dan di antara sekutu utama di seluruh dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved