Elon Musk: Orang Idiot Masih Membangun Jet Tempur Siluman F-35 AS

Senin, 25 November 2024 - 15:51 WIB
loading...
A A A
Selama siklus produksinya, Pentagon berencana membeli sekitar 2.400 F-35 untuk Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Korps Marinir, untuk menggantikan pesawat tempur non-siluman yang sudah tua.

Pentagon pertama kali memberikan kontrak kepada Lockheed pada tahun 2001, tetapi program tersebut telah menjadi sasaran tinju abadi karena pembengkakan biaya, penundaan, dan harganya yang sangat mahal.

Setelah memasukkan biaya untuk mengembangkan, memproduksi, mengoperasikan, dan memelihara armada F-35-nya selama masa pakai total pesawat tempur tersebut—yang dapat diperpanjang hingga tahun 2088—, Departemen Pertahanan AS memperkirakan bahwa F-35 akan menelan biaya USD1,8 triliun, menjadikannya program senjata Pentagon yang paling mahal.

Sebuah laporan yang baru-baru ini dideklasifikasi dari kepala pengujian senjata Departemen Pertahanan menemukan bahwa keandalan, pemeliharaan, dan ketersediaan F-35 di bawah ekspektasi layanan.

Menanggapi laporan tersebut, Lockheed mengatakan: "F-35 secara konsisten memenuhi atau melampaui persyaratan kinerja keandalan yang dikontrak untuk kami berikan."

Dalam opini Wall Street Journal pada Rabu pekan lalu yang memaparkan agenda DOGE, Musk dan rekan pimpinan DOGE Vivek Ramaswamy tidak menyoroti program senjata apa pun tetapi mencatat bahwa Pentagon baru-baru ini gagal dalam audit ketujuh berturut-turut. "Yang menunjukkan bahwa pimpinan agensi tersebut tidak tahu bagaimana anggaran tahunannya yang lebih dari USD800 miliar dibelanjakan," tulis mereka.

Segala perubahan pada anggaran pertahanan dan pengadaan senjata pada akhirnya harus melalui Kongres, dan produksi F-35 tersebar di berbagai distrik dan subkontraktor.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved