Wakil Presiden Filipina Sudah Sewa Pembunuh Bayaran untuk Bunuh Marcos Jr Jika Dirinya Dibunuh
Sabtu, 23 November 2024 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
“Setiap ancaman terhadap nyawa Presiden harus selalu ditanggapi dengan serius, terlebih lagi ancaman ini telah diungkapkan kepada publik dengan jelas dan pasti,” katanya.
Kantor Duterte tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan kantor kepresidenan tersebut.
“Negara ini akan hancur karena kita dipimpin oleh orang yang tidak tahu bagaimana menjadi presiden dan pembohong,” katanya dalam pengarahan tersebut.
Duterte, putri pendahulu Marcos, mengundurkan diri dari kabinet pada bulan Juni saat masih menjabat sebagai wakil presiden, menandakan runtuhnya aliansi politik tangguh yang membantunya dan Marcos, putra dan senama mendiang pemimpin otoriter tersebut, mengamankan kemenangan elektoral 2022 mereka dengan selisih yang lebar.
Ketua DPR Romualdez, sepupu Marcos, telah memangkas anggaran kantor wakil presiden hampir dua pertiga.
Kemarahan Duterte adalah yang terbaru dari serangkaian tanda-tanda mengejutkan perseteruan di puncak politik Filipina. Pada bulan Oktober, ia menuduh Marcos tidak kompeten dan mengatakan ia membayangkan memenggal kepala presiden.
Kantor Duterte tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan kantor kepresidenan tersebut.
“Negara ini akan hancur karena kita dipimpin oleh orang yang tidak tahu bagaimana menjadi presiden dan pembohong,” katanya dalam pengarahan tersebut.
Duterte, putri pendahulu Marcos, mengundurkan diri dari kabinet pada bulan Juni saat masih menjabat sebagai wakil presiden, menandakan runtuhnya aliansi politik tangguh yang membantunya dan Marcos, putra dan senama mendiang pemimpin otoriter tersebut, mengamankan kemenangan elektoral 2022 mereka dengan selisih yang lebar.
Ketua DPR Romualdez, sepupu Marcos, telah memangkas anggaran kantor wakil presiden hampir dua pertiga.
Kemarahan Duterte adalah yang terbaru dari serangkaian tanda-tanda mengejutkan perseteruan di puncak politik Filipina. Pada bulan Oktober, ia menuduh Marcos tidak kompeten dan mengatakan ia membayangkan memenggal kepala presiden.
Lihat Juga :