Kenapa Uni Emirat Arab Mendukung Israel? Ternyata Telah Terikat Perjanjian Diplomasi
Sabtu, 23 November 2024 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Titik Tolak Perang Dunia III Bergantung pada Vladimir Putin
Abu Dhabi menjadi negara Arab paling terkemuka yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dalam 30 tahun di bawah Perjanjian Abraham yang ditengahi AS pada tahun 2020.
Perdagangan bilateral telah melampaui USD6 miliar sejak 2020, menurut data pemerintah Israel. Turis Israel telah memadati hotel, pantai, dan pusat perbelanjaan di UEA, yang merupakan kekuatan minyak OPEC dan pusat bisnis regional.
Hal itu membuka jalan bagi negara-negara Arab lainnya untuk menjalin hubungan mereka sendiri dengan Israel dengan mendobrak tabu tentang normalisasi hubungan tanpa pembentukan negara Palestina.
Meskipun hubungan ekonomi dan keamanan yang lebih erat dengan Israel telah terjalin selama tiga tahun terakhir, Abu Dhabi tampaknya kurang berhasil dalam mengendalikan serangan Gaza, yang telah menyebabkan kematian lebih dari 11.000 orang, menurut pejabat Palestina.
Alasan Uni Emirat Arab Mendukung Israel
Dikutip dari Reuters, Uni Emirat Arab berencana mempertahankan hubungan diplomatik dengan Israel meskipun ada protes internasional atas meningkatnya jumlah korban perang di Gaza.Abu Dhabi menjadi negara Arab paling terkemuka yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dalam 30 tahun di bawah Perjanjian Abraham yang ditengahi AS pada tahun 2020.
Perdagangan bilateral telah melampaui USD6 miliar sejak 2020, menurut data pemerintah Israel. Turis Israel telah memadati hotel, pantai, dan pusat perbelanjaan di UEA, yang merupakan kekuatan minyak OPEC dan pusat bisnis regional.
Hal itu membuka jalan bagi negara-negara Arab lainnya untuk menjalin hubungan mereka sendiri dengan Israel dengan mendobrak tabu tentang normalisasi hubungan tanpa pembentukan negara Palestina.
Meskipun hubungan ekonomi dan keamanan yang lebih erat dengan Israel telah terjalin selama tiga tahun terakhir, Abu Dhabi tampaknya kurang berhasil dalam mengendalikan serangan Gaza, yang telah menyebabkan kematian lebih dari 11.000 orang, menurut pejabat Palestina.
Lihat Juga :