Bintang Porno Jepang yang Pasang Tarif Rp306 Juta untuk Seks Ditangkap dalam Operasi Hong Kong
Jum'at, 22 November 2024 - 13:23 WIB
loading...
A
A
A
Setelah mengetahui bahwa para pekerja seks sindikat tersebut juga beroperasi di Makau dan Singapura, polisi Hong Kong menghubungi pihak berwenang di kedua wilayah hukum tersebut, serta di Jepang, untuk berbagi informasi intelijen.
Sejauh ini, 39 tersangka telah ditangkap, termasuk tujuh anggota inti sindikat tersebut dan tiga pekerja seks Jepang di Hong Kong.
Pihak berwenang Singapura menangkap satu anggota sindikat dan tiga pekerja seks Jepang, sementara operasi di Jepang masih berlangsung.
Di Hong Kong, anggota inti ditangkap atas dugaan hidup dari penghasilan pekerja seks dan mengendalikan prostitusi.
Terduga dalang perempuan dan dua anggota inti menghadapi tuduhan pencucian uang tambahan yang melibatkan lebih dari HKD19 juta.
Kasus ini mencakup empat properti hunian dengan total nilai sekitar HKD17 juta.
Selama operasi tersebut, polisi menggerebek 10 flat di seluruh Hong Kong, menangkap 25 wanita berusia 20 hingga 45 tahun.
Tiga orang adalah penduduk setempat dan delapan orang adalah pemegang izin dua arah dari daratan Tiongkok. Sisanya, 14 orang adalah pemegang paspor asing yang terdiri dari enam orang Thailand, lima orang Jepang, dua orang Vietnam, dan seorang warga Laos.
Sejauh ini, 39 tersangka telah ditangkap, termasuk tujuh anggota inti sindikat tersebut dan tiga pekerja seks Jepang di Hong Kong.
Pihak berwenang Singapura menangkap satu anggota sindikat dan tiga pekerja seks Jepang, sementara operasi di Jepang masih berlangsung.
Di Hong Kong, anggota inti ditangkap atas dugaan hidup dari penghasilan pekerja seks dan mengendalikan prostitusi.
Terduga dalang perempuan dan dua anggota inti menghadapi tuduhan pencucian uang tambahan yang melibatkan lebih dari HKD19 juta.
Kasus ini mencakup empat properti hunian dengan total nilai sekitar HKD17 juta.
Selama operasi tersebut, polisi menggerebek 10 flat di seluruh Hong Kong, menangkap 25 wanita berusia 20 hingga 45 tahun.
Tiga orang adalah penduduk setempat dan delapan orang adalah pemegang izin dua arah dari daratan Tiongkok. Sisanya, 14 orang adalah pemegang paspor asing yang terdiri dari enam orang Thailand, lima orang Jepang, dua orang Vietnam, dan seorang warga Laos.
Lihat Juga :