Rusia Ubah Doktrin Nuklir, AS Mengaku Tak Terkejut, Kenapa?
Rabu, 20 November 2024 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
Singh juga mengatakan bahwa AS tidak melihat adanya perubahan yang perlu dilakukan pada postur nuklirnya sendiri.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller menambahkan: "Terlepas dari apa yang dikatakan Rusia, baik Amerika Serikat maupun NATO tidak menimbulkan ancaman apa pun bagi Rusia,"
"Kami akan terus meminta Rusia untuk menghentikan retorika yang suka berperang dan tidak bertanggung jawab," katanya.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui perubahan doktrin nuklir Rusia kemarin, yang menetapkan kondisi baru di mana negara tersebut akan mempertimbangkan untuk menggunakan persenjataannya.
Doktrin tersebut sekarang mengatakan serangan dari negara non-nuklir, jika didukung oleh kekuatan nuklir, akan diperlakukan sebagai serangan bersama terhadap Rusia.
Pembaruan tersebut diusulkan pada bulan September dan disetujui pada hari Selasa, hari ke-1.000 perang dengan Ukraina.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller menambahkan: "Terlepas dari apa yang dikatakan Rusia, baik Amerika Serikat maupun NATO tidak menimbulkan ancaman apa pun bagi Rusia,"
"Kami akan terus meminta Rusia untuk menghentikan retorika yang suka berperang dan tidak bertanggung jawab," katanya.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui perubahan doktrin nuklir Rusia kemarin, yang menetapkan kondisi baru di mana negara tersebut akan mempertimbangkan untuk menggunakan persenjataannya.
Doktrin tersebut sekarang mengatakan serangan dari negara non-nuklir, jika didukung oleh kekuatan nuklir, akan diperlakukan sebagai serangan bersama terhadap Rusia.
Pembaruan tersebut diusulkan pada bulan September dan disetujui pada hari Selasa, hari ke-1.000 perang dengan Ukraina.
Lihat Juga :