Mengenal Admiral Kuznetsov, Satu-satunya Kapal Induk Rusia yang Bobrok Sejak 2017

Senin, 18 November 2024 - 14:34 WIB
loading...
A A A
Ia telah memulai program perbaikan dan modernisasi pada kuartal pertama tahun 2017. Tujuan utama perbaikan adalah untuk memperpanjang masa pakainya hingga 25 tahun ke depan.

Akan tetapi, pada proses perbaikannya, Admiral Kuznetsov dilaporkan mengalami banyak masalah. Di tengah banyaknya kecelakaan dan penundaan dalam perbaikannya, kapal ini masih tidak beroperasi dan diprediksi sejumlah pihak tidak akan pernah berlayar lagi.

Kemungkinan Kapal Induk Baru Rusia


Melihat ketidakpastian dari nasib Admiral Kuznetsov, Rusia dilaporkan sedang mengkaji perancangan kapal induk baru agar bisa menyaingi Amerika Serikat.

Mantan Wakil Kepala Staf Utama Angkatan Laut Rusia, Laksamana Madya Vladimir Pepelyaev, mengatakan bahwa Angkatan Laut Rusia harus mampu membangun kapal induk yang menjanjikan dengan bobot 70 hingga 90 ribu ton dan menempatkan varian jet tempur Su-57 di atasnya.

Mengutip Eurasian Times, pada tahun 2017 Moskow meluncurkan rencana untuk membangun "kapal induk terbesar di dunia" yang dipandang sebagai upaya untuk bersaing dengan kapal induk kelas Nimitz milik Amerika Serikat.

Konsepnya dijuluki "Shtorm" dan dirancang berukuran hampir sama dengan kapal induk yang dioperasikan Amerika dengan bobot benaman 100.000 ton.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved