Mengenal Admiral Kuznetsov, Satu-satunya Kapal Induk Rusia yang Bobrok Sejak 2017

Senin, 18 November 2024 - 14:34 WIB
loading...
A A A
Desain lambung kapal didasarkan pada Admiral Gorshkov yang diluncurkan tahun 1982, tetapi lebih besar dengan bobot muatan penuh sebesar 58.500 ton.

Admiral Kuznetsov memiliki panjang 284 meter, lebar 72,3 meter, dan draft 9,14 meter. Kapal ini memiliki luas dek penerbangan sekitar 14.700 meter persegi dan dilengkapi kabel arrester.

Ia dibekali tenaga konvensional dan memiliki delapan boiler serta empat turbin uap. Masing-masing dilaporkan mampu menghasilkan 50.000 hp dan menggerakkan empat poros dengan baling-baling bernada tetap.

Komponen tersebut membuatnya mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 29 knot. Sementara untuk jarak tempuh maksimalnya adalah 8.500 mil pada kecepatan 18 knot.

Admiral Kuznetsov dibekali radar akuisisi target udara dan permukaan, radar kontrol penerbangan, radar navigasi hingga radar kontrol tembakan. Selain itu, ada juga sistem anti kapal selam Udav-1 dengan 60 roket anti-kapal selam.

Kapal induk Rusia ini memiliki sistem rudal anti-kapal yang dibekali 12 peluncur rudal antar-permukaan. Lalu, ada rudal Granit (NATO SS-N-19 Shipwreck) yang diklaim memiliki jangkauan hingga 400 km dan bisa membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir.

Admiral Kuznetsov memiliki system pertahanan udara, yakni Klinok Air Defense dengan 24 peluncur vertikal dan 192 rudal. Keberadaannya mampu melindungi kapal dari ancaman rudal, pesawat, ataupun jenis kapal perang lainnya milik musuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved