Aneh Bin Ajaib, India Gelar Latihan Perang Antariksa di Meja Kantor

Sabtu, 16 November 2024 - 13:22 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Zionis Tak Ingin Punya Pesaing dalam Kepemilikan Senjata Nuklir

Di sela-sela latihan, pejabat militer bertemu dengan akademisi dan pakar yang “memberikan wawasan berharga tentang lanskap kemampuan dan teknologi ruang angkasa militer saat ini dan masa depan,” kata kementerian tersebut.

India mendirikan DSA pada tahun 2018, setahun sebelum pembentukan Angkatan Luar Angkasa AS. Namun, upaya pertama New Delhi dalam peperangan antariksa terjadi satu dekade sebelumnya, ketika kepala Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India – sebuah badan penelitian militer yang kira-kira setara dengan DARPA milik Pentagon – mengisyaratkan bahwa stafnya memiliki teknologi untuk membangun rudal anti-satelit.

Militer India akhirnya menguji senjata semacam itu pada tahun 2019, menembak jatuh satelit di orbit rendah bumi. Operasi tersebut dikritik oleh Pentagon karena puing-puing antariksa yang dihasilkannya, meskipun AS telah melakukan uji serupa pada tahun 2008.

Setelah uji coba rudal yang berhasil, DRDO mengungkapkan bahwa mereka sedang mengerjakan teknologi peperangan antariksa tambahan, termasuk "senjata energi terarah, laser, pulsa elektromagnetik (EMP), dan senjata ko-orbital."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved