Aneh Bin Ajaib, India Gelar Latihan Perang Antariksa di Meja Kantor

Sabtu, 16 November 2024 - 13:22 WIB
loading...
Aneh Bin Ajaib, India...
India gelar latihan simulasi perang perang antariksa. Fioto/RT
A A A
NEW DELHI - Militer India telah menyelesaikan rangkaian latihan perang antariksa kedua kalinya, yang bertujuan untuk mencari tahu cara menggunakan teknologi berbasis antariksa terkini untuk meningkatkan kesiapan angkatan bersenjata negara itu.

Dijuluki 'Antariksha Abhyas 2024', latihan itu tidak berlangsung di antariksa, tetapi di Markas Besar Staf Pertahanan Terpadu di New Delhi. Latihan perang di atas meja yang berlangsung dari Senin hingga Rabu pada pekan ini.

"Antariksya, yang dulunya dianggap sebagai batas akhir, kini menjadi pendukung utama aparatur pertahanan dan keamanan India. Dengan warisan yang kaya akan eksplorasi ruang angkasa dan kemampuan militer yang terus berkembang, India berada pada posisi yang tepat untuk menavigasi tantangan yang dihadapi oleh kemampuan berbasis ruang angkasa,” kata Kepala Staf Pertahanan Jenderal Anil Chauhan, dilansir RT.

Latihan tersebut dihadiri oleh personel dari Badan Antariksa Pertahanan, serta pejabat angkatan darat, laut, dan udara, dan ilmuwan dari badan antariksa nasional India, Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO).

Kementerian Pertahanan India mengatakan bahwa latihan tersebut menunjukkan bagaimana “aset dan layanan berbasis ruang angkasa” dapat digunakan oleh angkatan darat, laut, dan udara, dan membantu mengidentifikasi kerentanan jika layanan ini terganggu oleh tindakan yang bermusuhan.

Baca Juga: Zionis Tak Ingin Punya Pesaing dalam Kepemilikan Senjata Nuklir

Di sela-sela latihan, pejabat militer bertemu dengan akademisi dan pakar yang “memberikan wawasan berharga tentang lanskap kemampuan dan teknologi ruang angkasa militer saat ini dan masa depan,” kata kementerian tersebut.

India mendirikan DSA pada tahun 2018, setahun sebelum pembentukan Angkatan Luar Angkasa AS. Namun, upaya pertama New Delhi dalam peperangan antariksa terjadi satu dekade sebelumnya, ketika kepala Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India – sebuah badan penelitian militer yang kira-kira setara dengan DARPA milik Pentagon – mengisyaratkan bahwa stafnya memiliki teknologi untuk membangun rudal anti-satelit.

Militer India akhirnya menguji senjata semacam itu pada tahun 2019, menembak jatuh satelit di orbit rendah bumi. Operasi tersebut dikritik oleh Pentagon karena puing-puing antariksa yang dihasilkannya, meskipun AS telah melakukan uji serupa pada tahun 2008.

Setelah uji coba rudal yang berhasil, DRDO mengungkapkan bahwa mereka sedang mengerjakan teknologi peperangan antariksa tambahan, termasuk "senjata energi terarah, laser, pulsa elektromagnetik (EMP), dan senjata ko-orbital."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved