Bagaimana Houthi Mampu Menyerang Kapal Induk AS?

Rabu, 13 November 2024 - 19:05 WIB
loading...
A A A
Houthi telah menargetkan lebih dari 90 kapal dengan rudal dan pesawat nirawak, menewaskan empat pelaut dan menenggelamkan dua kapal. Awak salah satu kapal – Galaxy Leader, kapal induk milik Inggris dan dioperasikan Jepang, yang dibajak November lalu – masih ditahan di Yaman.

Baca Juga: Houthi Klaim Sukses Serang Kapal Induk AS

3. Menuntut Israel Mengakhiri Perang di Gaza

Kelompok Yaman itu telah menuntut agar Israel mengakhiri perangnya di Gaza sebagai syarat untuk menghentikan serangan, yang telah sangat mengganggu perdagangan di salah satu rute maritim tersibuk di dunia.

AS, dengan dukungan dari Inggris, telah melakukan serangan berulang kali terhadap target di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi sebagai tanggapan atas serangan pengiriman Laut Merah.

4. Balasan atas Serangan AS ke Wilayah Yaman

Pada hari Minggu, AS dan Inggris melancarkan serangan udara di Sanaa dan provinsi Amran utara, dengan Pentagon mengatakan telah menargetkan fasilitas penyimpanan senjata canggih Houthi.

Serangan tersebut terjadi hanya beberapa minggu setelah serangan intensif AS terhadap target-target Houthi, di mana pesawat pengebom strategis B-2 berpartisipasi untuk pertama kalinya, melakukan serangan terhadap lima lokasi penyimpanan senjata bawah tanah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Rusia Kecam AS karena...
Rusia Kecam AS karena Kerahkan Kapal Induk Nuklir Diduga untuk Menginvasi Kuba
AS Kerahkan Kapal Induk...
AS Kerahkan Kapal Induk USS Nimitz ke Karibia, Diduga Akan Menginvasi Kuba
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved