Bagaimana Konflik Ukraina dan Rusia Akan Berakhir? Ini Prediksi Mantan Komandan NATO

Minggu, 10 November 2024 - 23:55 WIB
loading...
Bagaimana Konflik Ukraina...
Konflik Ukraina dan Rusia segera berakhir di mana Moskow akan jadi pemenangnya. Foto/X
A A A
MOSKOW - Konflik Ukraina akan berakhir dengan Rusia mengambil sekitar seperlima wilayah negara itu sebelum 2014. Itu diungkapkan mantan komandan NATO James Stavridis yang telah memprediksi.

Stavridis, seorang laksamana pensiunan yang sering muncul di TV untuk berbagi wawasannya tentang urusan internasional, mengatakan kepada Michael Smerconish dari CNN pada hari Sabtu bahwa Ukraina mungkin juga bergabung dengan Uni Eropa.

Bagaimana Konflik Ukraina dan Rusia Akan Berakhir? Ini Prediksi Mantan Komandan NATO

1. 20 Persen Wilayah Ukraina Direbut Rusia

"Putin akan membenci bagian itu, sama seperti Ukraina akan membenci bagian Putin yang memegang 20 persen negara mereka. Tetapi itu adalah negosiasi," kata Stavridis kepada Smerconish.

Stavridis juga mengatakan bahwa jika Presiden terpilih Donald Trump dapat mengakhiri konflik Ukraina dalam 24 jam, ia akan menjadi "orang pertama yang memberikan suaranya untuk Hadiah Nobel Perdamaian."

Trump sebelumnya mengklaim bahwa ia dapat mengakhiri konflik dalam 24 jam pertama masa jabatannya, tanpa menjelaskan secara rinci bagaimana tepatnya. "Yang saya harapkan ia lakukan, dan saya pikir ia akan melakukannya, adalah memberi tekanan pada kedua belah pihak untuk mencapai meja perundingan," kata Stavridis.

2. Akan Dibentuk Zona Demiliterisasi

Ia menambahkan bahwa Ukraina juga akan mendapatkan "jalur menuju NATO, mungkin tiga hingga lima tahun." Ia juga mengatakan bahwa kesepakatan itu mungkin akan mencakup "semacam zona demiliterisasi" antara kedua pihak, yang kemungkinan dijaga "dengan tentara NATO, misalnya, bukan AS, Eropa."

"Penyelesaian yang dinegosiasikan bukanlah sesuatu yang dapat dipaksakan oleh AS, tetapi harus disetujui oleh Ukraina dan Rusia," kata Stavridis kepada Newsweek pada Sabtu malam, seraya menambahkan bahwa penyelesaian konflik pada akhirnya, yang meningkat pada tahun 2022, akan memakan waktu berbulan-bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved