Presiden Palestina Telepon Trump, Siap Bekerja Sama Capai Perdamaian
Sabtu, 09 November 2024 - 08:59 WIB
loading...
A
A
A
Israel telah melanjutkan serangan yang menghancurkan di Gaza sejak Oktober tahun lalu meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.
Rezim apartheid Israel membunuh lebih dari 43.500 orang Palestina sejak saat itu, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 102.700 warga lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.
Upaya mediasi yang dipimpin AS, Mesir, dan Qatar untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dan perjanjian pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas telah gagal karena Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak menghentikan perang.
Israel menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang mematikannya di Gaza.
Baca juga: Dendam Pribadi, Trump Berencana Perberat Sanksi Iran
Rezim apartheid Israel membunuh lebih dari 43.500 orang Palestina sejak saat itu, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 102.700 warga lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.
Upaya mediasi yang dipimpin AS, Mesir, dan Qatar untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dan perjanjian pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas telah gagal karena Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak menghentikan perang.
Israel menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang mematikannya di Gaza.
Baca juga: Dendam Pribadi, Trump Berencana Perberat Sanksi Iran
(sya)
Lihat Juga :