Hizbullah Umumkan Rudal Baru dengan Mengebom Pangkalan Militer Israel Dekat Tel Aviv

Jum'at, 08 November 2024 - 00:01 WIB
loading...
Hizbullah Umumkan Rudal...
Pejuang Hizbullah berada di wilayah perbatasan dengan Israel. Foto/anadolu
A A A
BEIRUT - Hizbullah mengumumkan rudal barunya “Fateh 1” pada hari Rabu (6/11/2024) dengan menargetkan pangkalan militer Israel dekat Tel Aviv.

“Pangkalan Tzrifin dekat Bandara Ben Gurion di selatan Tel Aviv diserang sore ini,” ungkap gerakan itu dalam pernyataan media. “Pangkalan itu berisi sekolah pelatihan militer.”

Ditambahkannya bahwa “serangan rudal kualitatif” digunakan dalam serangan itu, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Namun, Hizbullah mengatakan dalam pernyataan video kemudian bahwa pengeboman pangkalan Tzrifin dilakukan dengan “rudal permukaan-ke-permukaan Fateh 1”, yang digunakan untuk pertama kalinya pada hari Rabu.

Rudal itu memiliki berat total 3.450 kg, jangkauan 300 km dan membawa hulu ledak 500 kg.

Gerakan itu juga mencatat Fateh 1 akurat hingga dalam jarak 10 meter dan dapat diluncurkan dari platform tetap atau bergerak.

Sementara negara penjajah itu tidak mengomentari pengumuman Hizbullah tentang pengeboman pangkalan Tzrifin, militer Israel mengatakan sebelumnya, "Setelah sirene peringatan yang diaktifkan beberapa saat lalu di wilayah Tel Aviv yang lebih luas, satu rudal yang diluncurkan dari wilayah Lebanon berhasil dicegat."

Israel dan Hizbullah telah terlibat dalam baku tembak lintas batas selama beberapa tahun, dan bahkan lebih dari itu sejak Oktober tahun lalu, ketika Israel melancarkan serangan militernya terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Genosida oleh Israel di Gaza telah menewaskan 44.000 warga Palestina, terutama wanita dan anak-anak, dan melukai 103.000 warga lainnya.

Diperkirakan 11.000 orang hilang, diduga tewas, di bawah reruntuhan rumah mereka dan infrastruktur sipil lainnya yang dihancurkan oleh Israel.

Hizbullah bersikeras mereka menargetkan pangkalan militer di negara kolonial itu sebagai bentuk solidaritas dengan warga Palestina.

Namun, sejak 23 September, Israel telah memperluas aksi genosidanya di sebagian besar Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, dengan serangan udara, serta invasi darat di selatan.

Israel telah menewaskan 3.050 warga Lebanon dan melukai hampir 14.000 orang, termasuk sejumlah besar anak-anak dan wanita. Sekitar 1,4 juta warga Lebanon telah mengungsi akibat serangan Israel.

Ini adalah kelima kalinya Israel menginvasi Lebanon, setelah melintasi perbatasan nominal pada tahun 1948, 1978, 1982, dan 2006.

Negara apartheid tersebut telah menduduki wilayah Shebaa Farms di Lebanon sejak tahun 1967.

Baca juga: Warga Palestina Kecewa Trump Menang Pemilu AS, Hamas Lempar Peringatan Keras
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
Siap Hadapi Perang Baru...
Siap Hadapi Perang Baru dengan Israel, Iran Pamer Kota Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved