Donald Trump Akui Bisa Kalah dalam Pilpres AS 2024
Rabu, 06 November 2024 - 05:14 WIB
loading...
Donald Trump akui bisa kalah dalam Pilpres AS 2024. Foto/The Washington Post
A
A
A
WASHINGTON - Donald Trump, calon presiden dari Partai Republik, mengatakan dia tidak bisa sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan rivalnya dari Partai Demokrat Kamala Harris muncul sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) 2024.
Trump merasa sangat yakin akan memenangkan kembali Gedung Putih setelah memberikan suaranya pada Hari Pemilihan, Selasa (5/11/2024) di Florida dalam salah satu pemilu AS yang paling kontroversial dalam beberapa dekade.
"Saya merasa sangat yakin," kata Trump kepada wartawan di tempat pemungutan suara di West Palm Beach, seraya menambahkan bahwa dia yakin dia melakukan kampanye yang hebat melawan pesaingnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris.
Baca Juga: Nostradamus Pemilu AS Ramalkan Kamala Harris Menang, Apakah Terbukti?
Dia juga mengatakan bahwa dia akan siap mengakui kekalahan setelah pemungutan suara jika itu adalah pemilu yang adil, sambil kembali menyuarakan kekhawatiran tentang penggunaan mesin pemungutan suara elektronik.
"Jika saya kalah dalam pemilu, jika itu adalah pemilu yang adil, saya akan menjadi orang pertama yang mengakuinya. Sejauh ini saya pikir itu adil," kata Trump, yang mengulangi peringatan yang telah dia gunakan berkali-kali dalam jalur kampanye, kepada wartawan setelah memberikan suara di Florida.
Trump merasa sangat yakin akan memenangkan kembali Gedung Putih setelah memberikan suaranya pada Hari Pemilihan, Selasa (5/11/2024) di Florida dalam salah satu pemilu AS yang paling kontroversial dalam beberapa dekade.
"Saya merasa sangat yakin," kata Trump kepada wartawan di tempat pemungutan suara di West Palm Beach, seraya menambahkan bahwa dia yakin dia melakukan kampanye yang hebat melawan pesaingnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris.
Baca Juga: Nostradamus Pemilu AS Ramalkan Kamala Harris Menang, Apakah Terbukti?
Dia juga mengatakan bahwa dia akan siap mengakui kekalahan setelah pemungutan suara jika itu adalah pemilu yang adil, sambil kembali menyuarakan kekhawatiran tentang penggunaan mesin pemungutan suara elektronik.
"Jika saya kalah dalam pemilu, jika itu adalah pemilu yang adil, saya akan menjadi orang pertama yang mengakuinya. Sejauh ini saya pikir itu adil," kata Trump, yang mengulangi peringatan yang telah dia gunakan berkali-kali dalam jalur kampanye, kepada wartawan setelah memberikan suara di Florida.
Lihat Juga :