Donald Trump Akui Bisa Kalah dalam Pilpres AS 2024

Rabu, 06 November 2024 - 05:14 WIB
loading...
A A A
Berbagai jajak pendapat yang dilakukan menjelang pemilu menunjukkan bahwa baik Trump maupun Harris tidak memiliki keunggulan yang menentukan dalam pemungutan suara.

Rakyat Amerika telah menuju tempat pemungutan suara untuk memilih antara Trump dan Harris dalam perebutan kursi kepresidenan tahun 2024.

Hingga Selasa pagi pagi waktu Amerika, lebih dari 78 juta warga telah memberikan suara mereka dalam pemungutan suara awal, menurut data dari Election Lab di University of Florida.

Harris dan Trump menghabiskan hari terakhir kampanye dengan melakukan tekanan terakhir di negara-negara bagian medan pertempuran, menjual visi yang sangat berbeda tentang masa depan negara kepada para pemilih.

Pilpres AS diputuskan oleh sistem Electoral College, yang berarti bahwa seorang kandidat yang kalah dalam suara terbanyak masih dapat memenangkan kontes secara keseluruhan.

Baik Trump maupun Harris harus mengamankan 270 dari 538 suara Electoral College untuk memenangkan kursi kepresidenan, dengan masing-masing negara bagian mengalokasikan sejumlah suara berdasarkan jumlah senator dan perwakilannya di Kongres.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved