Panglima Militer Jenderal Syrskyi: Ukraina Hadapi Serangan Rusia yang Paling Dahsyat
Minggu, 03 November 2024 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
“Angkatan Bersenjata Ukraina saat ini menahan salah satu serangan Rusia yang paling dahsyat sejak dimulainya invasi skala penuh," lanjut dia.
Para pejabat di Kyiv telah lama mengeluh bahwa keterlambatan pengiriman senjata Barat, serta pembatasan penggunaan senjata jarak jauh tertentu untuk serangan jauh di dalam Rusia—berkontribusi terhadap kerugian baru-baru ini di Donbas dan di tempat lain.
Serbuan Ukraina ke Wilayah Kursk Rusia pada awal Agustus telah gagal memperlambat kemajuan pasukan Rusia di wilayah lain.
Tentara Rusia terus mendapatkan lebih banyak wilayah dalam beberapa bulan terakhir, merebut kota pertambangan Ugledar yang dijaga ketat pada bulan Oktober.
Moskow juga telah melancarkan serangan yang bertujuan untuk mendorong pasukan Ukraina keluar dari Wilayah Kursk.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada bulan April bahwa negaranya secara efektif menjadi "sandera" pertikaian politik di Amerika Serikat, karena calon presiden Donald Trump dan beberapa tokoh Republik terkemuka telah mengkritik jumlah bantuan militer ke Kyiv.
Para pejabat di Kyiv telah lama mengeluh bahwa keterlambatan pengiriman senjata Barat, serta pembatasan penggunaan senjata jarak jauh tertentu untuk serangan jauh di dalam Rusia—berkontribusi terhadap kerugian baru-baru ini di Donbas dan di tempat lain.
Serbuan Ukraina ke Wilayah Kursk Rusia pada awal Agustus telah gagal memperlambat kemajuan pasukan Rusia di wilayah lain.
Tentara Rusia terus mendapatkan lebih banyak wilayah dalam beberapa bulan terakhir, merebut kota pertambangan Ugledar yang dijaga ketat pada bulan Oktober.
Moskow juga telah melancarkan serangan yang bertujuan untuk mendorong pasukan Ukraina keluar dari Wilayah Kursk.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada bulan April bahwa negaranya secara efektif menjadi "sandera" pertikaian politik di Amerika Serikat, karena calon presiden Donald Trump dan beberapa tokoh Republik terkemuka telah mengkritik jumlah bantuan militer ke Kyiv.
(mas)
Lihat Juga :