Mengejutkan! 3.000 Warga Israel Desak Dunia Jatuhkan Sanksi pada Israel, Ini Alasannya

Kamis, 31 Oktober 2024 - 15:23 WIB
loading...
A A A
"Pemerintah Israel telah menelan warganya yang menjadi sandera (dan telah membunuh beberapa orang), telah mengabaikan penduduk di selatan dan utara Israel, dan telah mengabaikan nasib dan masa depan semua warganya," imbuh petisi tersebut.

Petisi mereka juga merujuk pada penganiayaan dan pembungkaman warga Palestina di Israel dan menunjukkan bahwa "intimidasi" ini mencegah banyak orang yang memiliki pandangan yang sama untuk menandatangani petisi berwuju surat terbuka tersebut.

Para penandatangan percaya bahwa "kurangnya tekanan internasional yang sebenarnya, kelanjutan pasokan senjata ke Israel, kemitraan ekonomi dan keamanan, serta kolaborasi ilmiah dan budaya, membuat sebagian besar orang Israel percaya bahwa kebijakan Israel mendapat dukungan internasional."

Mereka juga mengkritik pernyataan berulang dari para pemimpin sejumlah negara tentang "kengerian yang mereka rasakan" yang tidak didukung oleh tindakan praktis.

Petisi tersebut, yang diterjemahkan ke dalam sepuluh bahasa, ditandatangani oleh 1.000 orang Israel yang tinggal di luar Israel, dan sekitar 2.000 orang di dalam, termasuk ratusan akademisi, penulis, seniman, dan jurnalis Israel.

Beberapa keluarga sandera Israel juga menandatangani petisi, seperti yang dilakukan oleh anggota Parlemen Ofer Cassif dan mantan anggota Parlemen Tamar Gozansky, selain 11 rabi.

Aktivis anti-pendudukan veteran Israel-Prancis Yael Lerer, yang memprakarsai petisi tersebut, mengatakan kepada surat kabar berbahasa Arab milik The New Arab, Al-Araby Al-Jadeed: "Selama sepuluh tahun saya yakin bahwa perubahan tidak dapat datang dari dalam Israel. Satu-satunya kemungkinan terjadinya perubahan adalah perubahan dari luar, dan tanpa tekanan internasional, tidak akan terjadi apa-apa."

Dia mengatakan Israel berada di "jalur bunuh diri", yang tidak hanya akan memengaruhi Israel tetapi juga menyeret Palestina, Arab, dan negara-negara regional lainnya. "Dan inilah yang kita lihat dengan genosida di Gaza dan dengan apa yang terjadi di Lebanon," katanya.

Lerer, seorang aktivis lama dalam kampanye Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) terhadap Israel, menambahkan: "Tanpa sanksi dan tekanan Barat–dan juga Arab-, Israel akan melanjutkan proses ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved