Mengejutkan! 3.000 Warga Israel Desak Dunia Jatuhkan Sanksi pada Israel, Ini Alasannya

Kamis, 31 Oktober 2024 - 15:23 WIB
loading...
Mengejutkan! 3.000 Warga...
Ribuan warga Israel desak komunitas masyarakat internasional jatuhkan sanksi terhadap Negara Israel guna akhiri pertumpahan darah di Gaza. Foto/Jerusalem Post
A A A
TEL AVIV - Lebih dari 3.000 warga Israel menandatangani petisi yang mendesak masyarakat internasional untuk menjatuhkan sanksi terhadap Negara Israel.

Ini mengejutkan, di mana ribuan warga negara Yahudi menentang negara mereka sendiri.

Menurut mereka, sanksi diperlukan untuk menekan rezim Zionis Israelguna mengakhiri pertumpahan darah di Jalur Gaza, Palestina.

Dalam surat terbuka yang diterbitkan di The Guardian, para penandatangan petisi menyerukan komunitas masyarakat internasional untuk segera campur tangan dan "menyelamatkan kami dari diri kami sendiri" dengan memaksakan gencatan senjata.

Petisi tersebut diterbitkan dalam wujud surat terbuka di The Guardian pada pekan lalu, sebelum surat kabar Prancis; Liberation, merilis surat terbuka yang sama dalam bahasa Prancis.

Baca Juga: Takut Ditembak Jatuh Hizbullah, Pesawat Netanyahu Dikawal 2 Jet Siluman F-35 Israel

Para penandatangan menyerukan masyarakat internasional untuk menyelamatkan warga Israel dan Arab dari "jalan bunuh diri" yang ditempuh rezim Zionis Israel, dengan menggunakan "tekanan nyata terhadap Israel" untuk segera melakukan gencatan senjata.

"Demi masa depan kedua bangsa di Israel dan Palestina serta rakyat di wilayah tersebut dan hak mereka atas keamanan dan kehidupan," lanjut petisi tersebut, seperti dikutip dari The New Arab, Kamis (31/10/2024).

Langkah tersebut telah memicu kemarahan di Israel, dengan hasutan yang ditujukan kepada para penandatangan petisi dan beberapa anggota Knesset yang berusaha meloloskan undang-undang terhadap mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Influencer Andrew-Tristan...
Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Rekomendasi
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Selamat Datang Piala...
Selamat Datang Piala Dunia 2030: Pesta Sepak Bola 6 Negara dan 3 Benua!
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Berita Terkini
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Infografis
Disegani Dunia, Ini...
Disegani Dunia, Ini 4 Peran Erdogan dalam Kebangkitan Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved