Taiwan akan Beli 1.000 Drone Serang Buatan AS, China Murka

Rabu, 30 Oktober 2024 - 10:01 WIB
loading...
A A A
Laksamana Muda Mark Montgomery yang telah pensiun, direktur senior di Foundation for Defense of Democracies, yang melakukan perjalanan ke Taiwan untuk menilai kebutuhan pertahanannya, mengatakan kepada media tersebut bahwa perjanjian tersebut menunjukkan "Taiwan dan AS sama-sama belajar dari pelajaran penting dari pertempuran di Ukraina, dan mengubah pengetahuan itu menjadi pengadaan di masa mendatang."

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS, kantor Taiwan di Washington, dan Dewan Bisnis AS-Taiwan menolak berkomentar ketika ditanya tentang kesepakatan pesawat nirawak oleh Bloomberg.

Pada bulan Juni, Departemen Luar Negeri AS memberi tahu Kongres bahwa mereka telah menyetujui penjualan pesawat nirawak Anduril ALTIUS 600M-V dan UAV model AeroVironment Switchblade 300 "B" ke Taiwan seharga USD360 juta.

Secara resmi, AS berkomitmen pada kebijakan Satu China, dengan menyatakan Taiwan, yang telah memerintah sendiri sejak 1949 tetapi tidak pernah secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan dari Beijing, merupakan bagian integral dari wilayah China.

Namun, Washington telah mempertahankan kontak dengan pihak berwenang di Taipei, menjual senjata dan peralatan militer ke pulau itu dan berjanji membela Taiwan secara militer jika terjadi serangan dari China daratan.

China dengan keras menentang kerja sama antara AS dan Taiwan, yang dipandangnya sebagai pelanggaran kedaulatannya dan campur tangan dalam urusan internalnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved