Cawapres Partai Republik Tegaskan AS Seharusnya Tidak Berperang dengan Rusia, Ini Alasannya

Senin, 28 Oktober 2024 - 17:07 WIB
loading...
Cawapres Partai Republik...
AS seharusnya tdiak berperang dengan Rusia. Foto/X/@samifarhat39
A A A
WASHINGTON - AS tidak berperang dengan Rusia dan tidak seharusnya mencari perang. Demikian diungkapkan calon wakil presiden dari Partai Republik J.D. Vance, ketika ditanya apakah ia akan mencap Presiden Vladimir Putin sebagai "musuh" Amerika.

Senator dari Ohio itu ditanya selama penampilannya di acara Meet the Press di NBC pada hari Minggu apakah ia melihat pemimpin Rusia itu "sebagai sekutu atau musuh." Putin "jelas musuh, ia pesaing," tetapi Washington perlu "cerdas dalam diplomasi juga," jawab Vance.

"Hanya karena kita tidak menyukai seseorang bukan berarti kita tidak bisa sesekali terlibat dalam percakapan dengan mereka," sarannya, dilansir RT.

Pembawa acara Kristen Welker mendesaknya lebih jauh mengenai apakah ia akan secara langsung menyebut Putin sebagai musuh.

"Kami tidak berperang dengannya. Dan saya tidak ingin berperang dengan Rusia pimpinan Vladimir Putin," kata senator tersebut. "Saya pikir kita harus mencoba mencari jalan damai."

Baca Juga: Siapa yang Mengizinkan Israel Gunakan Wilayah Udara Irak untuk Menyerang Iran?

Logika yang sama berlaku untuk Tiongkok, kata Vance, seraya menambahkan bahwa ia menganggapnya sebagai ancaman yang lebih besar bagi kepentingan Amerika daripada Rusia. AS mungkin tidak suka harus berbicara dengan para pesaingnya, tetapi dalam kasus konflik Ukraina, penyelesaiannya akan memerlukan negosiasi, kata senator tersebut.

Ketika ditanya apakah mantan Presiden Donald Trump akan mengeluarkan AS dari NATO, Vance meyakinkan bahwa ia tidak akan melakukannya. Jika calon wakil presidennya kembali menjabat, negara tersebut akan menghormati komitmennya terhadap organisasi tersebut, tetapi blok tersebut "bukan hanya klien kesejahteraan, tetapi harus menjadi aliansi yang nyata," katanya.

Vance merujuk pada kritik Trump atas kurangnya anggaran pertahanan oleh negara-negara anggotanya di Eropa.

Moskow telah mengidentifikasi perluasan NATO di Eropa sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya dan alasan utama memburuknya hubungan dengan Barat.

Meningkatnya keterlibatan organisasi tersebut di Ukraina sejak kudeta bersenjata tahun 2014 di Kiev dan janji untuk melibatkan Ukraina telah memberikan kontribusi besar dalam memicu permusuhan yang sedang berlangsung, kata pejabat Rusia.

Pemerintahan Demokrat saat ini telah berjanji untuk mendukung Kiev "selama diperlukan" untuk mengalahkan Rusia dan telah mendorong negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama.

Meskipun ratusan miliar dolar telah dihabiskan untuk bantuan Ukraina, pasukan Kiev saat ini sedang mundur di sepanjang banyak bagian garis depan. Trump telah mengklaim saat berkampanye bahwa ia akan mengakhiri permusuhan dalam 24 jam, jika terpilih.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Berita Terkini
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved