Langka! Iran dan Arab Saudi Latihan Perang Gabungan, Padahal Dulu Musuhan

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 08:25 WIB
loading...
A A A
Semua ini berubah ketika upaya China dan Oman menghasilkan kesepakatan Saudi-Arab Saudi Iran, dan perang di Gaza menegaskan kembali perlunya stabilitas regional.

"Kesepakatan yang ditengahi China antara Iran dan Kerajaan Arab Saudi tampaknya telah 'diselamatkan' oleh kekerasan yang dilakukan Israel di Gaza dan Lebanon," kata Quentin de Pimodan, penasihat di Institut Penelitian untuk Studi Eropa dan Amerika (RIEAS) yang berpusat di Athena, kepada The New Arab.

"Saya berani bertaruh bahwa baik Iran maupun KSA [Kerajaan Arab Saudi] tidak akan proaktif dalam perjanjian tersebut, dan akan membiarkannya mati dengan sendirinya, agar tidak membuat Beijing marah, tetapi tampaknya Israel, melalui tindakannya, sebenarnya memberikan bentuk pada perjanjian ini," paparnya.

Arab Saudi telah beralih dari ketergantungannya pada dukungan keamanan AS dalam beberapa tahun terakhir, beralih ke mitra lain seperti China—mitra dagang utama—, dan Rusia, yang merupakan bagian dari kerangka kerja produksi minyak OPEC+.

Riyadh juga telah diundang untuk bergabung dengan BRICS, organisasi antarpemerintah yang dipimpin China-Rusia yang secara luas dipandang sebagai penyeimbang hegemoni AS.

Minggu ini, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan memimpin delegasi dari Riyadh ke KTT BRICS ke-16 di Kazan, yang dilatarbelakangi perang di Gaza dan invasi Rusia ke Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved