Mengapa Hungaria Kirim Tentara ke Chad?

Kamis, 24 Oktober 2024 - 14:18 WIB
loading...
A A A
EPF, yang dibentuk pada tahun 2021, memungkinkan anggota Uni Eropa untuk mengumpulkan kontribusi dan bersama-sama memberikan bantuan militer ke negara-negara mitra. Sebagian besar dana telah diberikan ke Ukraina meskipun Orban – sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, yang sedang berperang di Ukraina – telah berulang kali menggagalkan upaya anggota UE lainnya untuk mengirim lebih banyak dana ke Kyiv.

Pada bulan September, Hungaria secara resmi meminta anggota UE lainnya untuk menyetujui menyerahkannya kepada Chad. Belum ada persetujuan eksplisit dari blok tersebut, tetapi saat itu, Orban mengatakan Hongaria mengharapkan anggota lain untuk ikut serta.

4. Merebut Pengaruh Geopolitik

Beberapa analis mengatakan Orban mungkin juga ingin bergabung dalam permainan kekuasaan yang sedang berlangsung di Afrika yang melibatkan kekuatan besar seperti Rusia, Tiongkok, Amerika Serikat, India, dan Uni Eropa yang berebut pengaruh.

Sumber daya alam yang melimpah di benua itu, populasi yang terus bertambah, dan pengaruh kolektif di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa membuatnya menarik.

Presiden Vladimir Putin dari Rusia telah memanfaatkan kejatuhan antara Prancis dan mantan sekutu Francophone-nya, yaitu Mali, Burkina Faso, dan Niger.

Ketika pasukan Prancis dan pasukan Barat lainnya telah ditarik dari Sahel sejak 2022, pasukan paramiliter Wagner Rusia, yang sekarang disebut Korps Afrika, telah bergerak masuk. Pasukan Rusia telah hadir di CAR sejak 2018. Misi mereka untuk memukul mundur kelompok-kelompok bersenjata dan melindungi pemerintahan Presiden Faustin Archange Touadera sebagian besar berhasil.

Investigasi oleh surat kabar Prancis Le Monde mengungkap bahwa Gaspar Orban, putra perdana menteri, adalah salah satu diplomat yang bolak-balik antara Chad dan Hungaria tahun lalu. Hal ini menimbulkan spekulasi mengenai akhir dari Orban yang lebih tua dengan beberapa orang bertanya-tanya apakah persahabatan baru dengan Chad dimaksudkan untuk mengamankan keuntungan pribadi bagi perdana menteri. Orban yang lebih muda bukanlah pejabat negara dan sebelumnya tidak pernah melakukan tugas diplomatik.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
PM Hungaria Magyar Peringatkan...
PM Hungaria Magyar Peringatkan Netanyahu akan Ditangkap
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
GIF Nilai AS Makin Agresif,...
GIF Nilai AS Makin Agresif, Teropong Potensi Target Geopolitik Selanjutnya
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved