4 Tudingan Putra Lee Kuan Yew Sebut Singapura Bukan Surga, dari Pemerintahan Represif hingga Pencucian Uang Kotor

Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:03 WIB
loading...
A A A
Pandangan itu dianut oleh putra bungsu pendiri negara tersebut. Setelah belajar di Cambridge, Lee Hsien Yang bertugas di militer, pensiun sebagai brigadir, kemudian mengambil posisi kepemimpinan di beberapa perusahaan swasta terbesar di Singapura.

4. Citra Singapura Adalah Kebohongan

Berbicara kepada Guardian di Inggris, tempat ia sekarang resmi menjadi pengungsi, ia berkata: "Yang menyedihkan adalah Singapura menampilkan fasad yang sangat mengilap dan mengatakan bahwa kami sangat baik dalam hal supremasi hukum, kami telah mengembangkan masyarakat. Namun pada intinya kami mempertahankan tindakan represif ini. Dan banyak di antaranya memang berasal dari masa ayah saya menjadi perdana menteri dan sejak tempat itu menjadi koloni Inggris.”

Meninggalnya sang patriark pada tahun 2015 memicu keretakan keluarga mengenai apa yang harus dilakukan dengan rumahnya. Lee Kuan Yew, yang tidak menyukai monumen untuk para pemimpin yang telah meninggal, telah lama mengatakan bahwa ia ingin tempat itu dihancurkan begitu putrinya tidak lagi tinggal di sana. Putrinya menerima hal ini, begitu pula Lee Hsien Yang.

Namun Lee Hsien Loong, yang saat itu menjadi perdana menteri, mengklaim bahwa ayah mereka telah terbuka terhadap keputusan pemerintah mengenai apa yang harus dilakukan dengan rumah itu. Ia mengatakan bahwa ia telah menarik diri dari urusan yang berkaitan dengan rumah itu.

“Jelas bahwa generasi [para pemimpin] saat ini akan berusaha keras untuk menciptakan keterikatan dengan Lee Kuan Yew,” kata Sudhir Vadaketh, editor Jom, sebuah majalah mingguan tentang Singapura. “Lee Kuan Yew adalah angsa emas legitimasi.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Waspada! 4 Penyakit...
Waspada! 4 Penyakit Silent Killer, dari Diabetes hingga Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved