4 Tudingan Putra Lee Kuan Yew Sebut Singapura Bukan Surga, dari Pemerintahan Represif hingga Pencucian Uang Kotor

Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:03 WIB
loading...
4 Tudingan Putra Lee...
Lee Hsien Yang memilih menjadi pencari suaka di Inggris padahal dia merupakan anak dari pendiri Singapura. Foto/Guardian
A A A
SINGAPURA - Seorang anggota keluarga Lee Kuan Yew yang telah mendominasi Singapura sejak kemerdekaan, Lee Hsien Yang, telah diberikan suaka di Inggris setelah melarikan diri dari apa yang disebutnya sebagai kampanye penganiayaan.

Dalam wawancara eksklusif, Lee Hsien Yang mengatakan kepada Guardian bahwa rezim otoriter yang didirikan oleh ayahnya berbalik melawannya saat ia mendukung oposisi setelah keretakan keluarga.

4 Tudingan Putra Lee Kuan Yew Sebut Singapura Bukan Surga, dari Pemerintahan Represif hingga Pencucian Uang Kotor

1. Pemerintahan yang Represif

"Meskipun kemakmuran ekonomi Singapura sangat maju, ada sisi gelapnya, yaitu pemerintahnya represif," katanya. "Apa yang orang pikirkan, bahwa ini adalah semacam surga – bukan."

Di bawah pemerintahan saudaranya, yang menjabat sebagai perdana menteri selama 20 tahun hingga Mei, Lee Hsien Yang mengklaim bahwa pihak berwenang menggunakan apa yang disebutnya tuduhan tak berdasar terhadap dirinya, istrinya, dan putranya untuk mengajukan serangkaian tindakan hukum. Hal ini "meningkat hingga ke titik di mana saya percaya demi keselamatan pribadi saya sendiri, saya tidak boleh terus tinggal di Singapura".

2. Tidak Menoleransi Perbedaan

Dalam sistem yang tidak menoleransi perbedaan pendapat, elit penguasa yang membanggakan reputasinya akan kejujuran jarang dikecam secara menyeluruh – terutama oleh salah satu dari mereka sendiri.

Sistem keuangan Singapura dalam beberapa tahun terakhir telah berulang kali berperan dalam skandal korupsi internasional. Lee Hsien Yang berkata: "Orang-orang perlu melihat lebih jauh dari pernyataan Singapura yang berani dan salah dan melihat seperti apa kenyataannya."

Baca Juga: Putra Pendiri Negara Singapura Cari Suaka ke Inggris, Berikut 5 Pemicunya

3. Singapura sebagai Fasilitas Perdagangan Senjata, Uang Kotor, dan Narkoba

Ia menambahkan: "Dunia perlu melihat lebih dekat, untuk melihat peran Singapura sebagai fasilitator utama perdagangan senjata, uang kotor, uang narkoba, uang kripto."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Infografis
4 Bahaya Tembakau Sintetis,...
4 Bahaya Tembakau Sintetis, dari Halusisasi hingga Gagal Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved