4 Tudingan Putra Lee Kuan Yew Sebut Singapura Bukan Surga, dari Pemerintahan Represif hingga Pencucian Uang Kotor

Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:03 WIB
loading...
A A A
Seorang juru bicara pemerintah Singapura mengatakan negara itu memiliki "sistem yang kuat untuk mencegah dan menangani pencucian uang dan aliran keuangan gelap lainnya", mengacu pada peringkatnya yang baik dalam indeks persepsi korupsi Transparency International, jauh di atas Inggris.

Duncan Hames, direktur kebijakan di Transparency International Inggris, mengatakan: "Seperti yang diketahui Inggris, negara-negara dapat terlihat seperti tidak memiliki masalah korupsi dalam negeri tetapi masih memainkan peran penting dalam memungkinkan jaringan korupsi di tempat lain. Peran regional Singapura sebagai pusat keuangan utama membuatnya menarik bagi mereka yang ingin memindahkan atau menyembunyikan dana gelap, terutama dari lingkungan yang relatif berisiko tinggi."

Ayah Lee Hsien Yang, Lee Kuan Yew, yang mengubah Singapura dari asal-usulnya yang tidak stabil dalam kemiskinan dan pengangguran menjadi pusat kekuatan ekonomi. Sebagai perdana menteri sejak 1959, ia mengamankan kemerdekaan bekas koloni Inggris itu.

Namun, pemerintahannya juga mengakibatkan pemenjaraan ratusan tokoh oposisi, pembatasan kebebasan pers dan sosial, dan pembentukan pemerintahan satu partai yang efektif. Ia digambarkan sebagai "diktator favorit di dunia demokrasi".

Setelah mengundurkan diri pada tahun 1990, ia tetap memegang pengaruh yang signifikan sebagai menteri senior hingga tahun 2004. Tahun itu, anak tertuanya, Lee Hsien Loong, menjadi perdana menteri, memegang jabatan tersebut selama dua dekade hingga bulan Mei ini. Seperti ayahnya, ia memastikan pengaruhnya terus berlanjut dengan mengambil peran sebagai menteri senior dalam kabinet. Teknik pengendaliannya mungkin lebih halus, tetapi Human Rights Watch tetap menggambarkan negara tersebut sebagai "sangat represif".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
4 Bahaya Tembakau Sintetis,...
4 Bahaya Tembakau Sintetis, dari Halusisasi hingga Gagal Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved