Israel Gunakan Bom Fosfor Putih terhadap Pasukan PBB di Lebanon, 15 Tentara UNIFIL Terluka

Rabu, 23 Oktober 2024 - 07:43 WIB
loading...
Israel Gunakan Bom Fosfor...
Militer Israel menembakkan bom fosfor putih pada warga sipil di Gaza. Foto/hrw.org
A A A
BEIRUT - Militer Israel diduga memasuki pangkalan pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon secara paksa dan menggunakan bom fosfor putih dalam jarak yang cukup dekat hingga melukai 15 pasukan penjaga perdamaian.

Laporan itu diungkap The Financial Times pada hari Selasa (22/10/2024), mengutip laporan rahasia dari negara yang menyediakan pasukan penjaga perdamaian untuk Lebanon.

Laporan tersebut merinci sekitar selusin serangan Israel yang dilancarkan terhadap pasukan PBB di Lebanon, termasuk merusak beberapa fasilitas dan melukai pasukan di pos perbatasan di Lebanon selatan.

Insiden yang dilaporkan terjadi pada tanggal 13 Oktober, ketika Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) mengatakan dua tank Merkava Israel menerobos gerbang salah satu pangkalannya. Tank-tank tersebut pergi setelah 45 menit, menyusul keluhan dari UNIFIL.

Financial Times tidak menyebutkan secara rinci dalam laporannya di mana insiden itu terjadi, tetapi pada hari yang sama, dua tank dilaporkan telah menghantam pos pangkalan Unifil di Ramya, kota di Lebanon selatan.

UNIFIL mengatakan pasukan penjaga perdamaiannya sedang dirawat karena iritasi kulit dan reaksi gastrointestinal.

Dalam satu jam setelah tank-tank itu pergi, beberapa peluru ditembakkan 100 meter di utara pangkalan UNIFIL, dan peluru itu mengeluarkan "asap yang diduga fosfor putih" yang akhirnya melukai 15 pasukan penjaga perdamaian.

Militer Israel mengatakan salah satu tanknya terbalik "beberapa meter" ke gerbang UNIFIL, dengan alasan hanya mencoba mengevakuasi tentara yang terluka.

Militer Israel menambahkan mereka menyalakan tabir asap untuk memberikan perlindungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved