PBB Ungkap Israel Cegah Bantuan Kemanusiaan Masuk Gaza Utara

Selasa, 22 Oktober 2024 - 18:15 WIB
loading...
PBB Ungkap Israel Cegah...
Penduduk Palestina di Kamp Pengungsi Jabalia, Gaza utara, melarikan diri ke daerah lain dengan barang-barang yang dapat mereka bawa, menyusul serangan Israel terhadap kamp di Kota Gaza, Gaza pada 1 Oktober 2024. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Israel tidak mengizinkan bantuan kemanusiaan memasuki Jalur Gaza utara, menurut Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini.

Dalam posting di X, Lazzarini mengatakan warga Palestina di Gaza utara sedang dikepung. "Otoritas Israel terus menolak misi kemanusiaan untuk mencapai wilayah utara dengan pasokan penting termasuk obat-obatan dan makanan bagi orang-orang yang dikepung," papar dia.

Dia menyoroti serangan Israel di daerah tersebut telah menargetkan rumah sakit, membuat rumah sakit tersebut tanpa listrik dan memutus layanan medis bagi orang-orang yang terluka.

Menunjuk pada kepadatan yang parah di tempat penampungan UNRWA karena meningkatnya serangan Israel, dia berkata, "Tempat penampungan @UNRWA yang tersisa sangat padat, beberapa orang yang mengungsi sekarang terpaksa tinggal di toilet."

Lazzarini menegaskan kembali kebutuhan mendesak untuk mengizinkan badan-badan bantuan, termasuk UNRWA, untuk mengakses Gaza utara.

Mengkritik penggunaan bantuan kemanusiaan sebagai alat untuk tujuan militer, dia menegaskan, “Menolak dan menjadikan bantuan kemanusiaan sebagai senjata untuk mencapai tujuan militer adalah tanda betapa rendahnya moral.”

Menurut berbagai sumber dan warga yang terjebak di daerah tersebut, situasi terkait kelaparan dan kehausan telah memburuk secara signifikan di bagian utara Jalur Gaza, dengan militer Israel menolak mengizinkan truk yang membawa makanan atau bantuan masuk selama 16 hari terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved