Inggris Hormati Noor Inayat Khan, Pahlawan Muslimah Mata-mata Perang Dunia II

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 02:38 WIB
loading...
Inggris Hormati Noor...
Noor Inayat Khan, Muslimah keturunan India yang jadi mata-mata Inggris selama Perang Dunia II. Foto/cwgc.org
A A A
LONDON - Seorang wanita Muslim keturunan India yang menjadi mata-mata Inggris selama Perang Dunia (PD) II mendapat penghormatan pada hari Jumat dengan sebuah plakat yang menandai bekas rumahnya di London. Penghormatan diberikan setelah dia dieksekusi rezim Nazi di Jerman lebih dari 75 tahun silam.

Noor Inayat Khan adalah Muslimah pertama asal India yang diberi plakat biru di bawah skema 150 tahun untuk memperingati tokoh-tokoh terkenal dari masa lalu Inggris.

Plakat menandai rumah keluarga Khan di pusat kota London yang ditinggalkannya pada usia 29 tahun untuk menjadi mata-mata yang menyamar sebagai operator radio wanita pertama yang dikirim ke Prancis yang kala itu diduduki Nazi. (Baca juga: Mengenal Aljabri, Eks Mata-mata Saudi yang Diburu 50 Pembunuh Bayaran )

"Ketika Noor Inayat Khan meninggalkan rumah ini dalam misi terakhirnya, dia tidak akan pernah bermimpi bahwa suatu hari dia akan menjadi simbol keberanian. Dia adalah mata-mata yang tidak mungkin," kata penulis biografi Khan, Shrabani Basu, dalam sebuah pernyataan menjelang upacara penghormatan secara virtual hari Jumat yang dilansir Reuters, Sabtu (29/8/2020).

“Sebagai seorang Sufi, dia percaya pada non-kekerasan dan kerukunan beragama. Namun ketika negara angkatnya membutuhkannya, dia tanpa ragu menyerahkan nyawanya dalam perang melawan Fasisme," ujar Basu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved