Di Depan Raja Charles di Parlemen, Senator Australia Berteriak: Anda Bukan Rajaku

Senin, 21 Oktober 2024 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Raja Charles berbicara tentang masyarakat adat dan apa yang telah dipelajarinya dari mereka dengan mengatakan bahwa pengalamannya sendiri telah "dibentuk dan diperkuat oleh kearifan tradisional tersebut". "Dalam banyak kunjungan saya ke Australia, saya telah menyaksikan keberanian dan harapan yang telah menuntun perjalanan bangsa yang panjang dan terkadang sulit menuju rekonsiliasi," katanya.

Namun saat ia duduk, teriakan protes Thorpe bergema di seluruh aula.

Istana Buckingham belum memberikan komentar resmi tentang protes Thorpe, sebaliknya berfokus pada kerumunan yang datang untuk melihat Raja dan Ratu di Canberra.

Sumber Istana mengatakan bahwa pasangan kerajaan itu sangat tersentuh oleh ribuan orang yang datang untuk mendukung mereka.

Jajak pendapat menunjukkan dukungan untuk gerakan tersebut telah tumbuh sejak saat itu, dan Perdana Menteri negara tersebut Anthony Albanese, yang menjabat tangan Raja tepat sebelum senator campur tangan, adalah seorang republikan jangka panjang.

Namun, pemerintah Albanese telah memutuskan untuk mengadakan pemungutan suara kedua tentang masalah tersebut dalam waktu dekat, menyusul referendum yang gagal tentang pengakuan Pribumi tahun lalu.

Kunjungan Raja Charles - dalam satu tahun di mana ia telah menerima perawatan kanker - adalah yang pertama ke Australia sejak menggantikan ibunya Ratu Elizabeth II. Karena kesehatannya, tur tersebut lebih singkat daripada kunjungan kerajaan sebelumnya.

Momen yang lebih ringan terjadi di awal hari ketika Raja membelai seekor alpaka yang mengenakan mahkota kecil, ketika ia berhenti untuk berbicara dengan anggota masyarakat setelah mengunjungi tugu peringatan perang Canberra. Pasangan kerajaan tersebut juga menanam pohon di Gedung Pemerintah sebelum Raja, seorang pencinta lingkungan lama, mengunjungi Laboratorium Penelitian Perilaku Kebakaran Hutan Nasional.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Kebakaran Hebat Pub...
Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Syifa Hadju Infeksi...
Syifa Hadju Infeksi Bakteri Jelang Ulang Tahun, Sampai Diinfus di RS
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved