Di Depan Raja Charles di Parlemen, Senator Australia Berteriak: Anda Bukan Rajaku

Senin, 21 Oktober 2024 - 17:20 WIB
loading...
Di Depan Raja Charles...
Senator independen Australia meneriaki Raja Charles, Anda bukan Rajaku!. Foto/X/@NovaPeris
A A A
CANBERRA - Raja Charles menghadapi teriakan "Anda Bukan Rajaku" dari seorang senator independen Lidia Thorpe tepat setelah ia menyelesaikan pidatonya di Gedung Parlemen Australia pada hari kedua resmi tugasnya di negara tersebut.

Lidia Thorpe menyela upacara di ibu kota Canberra dengan berteriak selama sekitar satu menit sebelum ia dikawal pergi oleh petugas keamanan.

Raja baru saja meninggalkan mimbar untuk bergabung kembali dengan Ratu Camilla yang duduk di panggung ketika Thorpe mulai berteriak saat ia berjalan maju dari belakang majelis.

Setelah membuat klaim genosida terhadap "rakyat kami", ia terdengar berteriak: "Ini bukan tanahmu, kau bukan Rajaku."

Melansir BBC, upacara ditutup tanpa merujuk pada insiden tersebut, dan pasangan kerajaan tersebut melanjutkan untuk menemui ratusan orang yang telah menunggu di luar untuk menyambut mereka.

Australia adalah negara Persemakmuran tempat Raja menjabat sebagai kepala negara.

Thorpe, yang merupakan senator independen dari Victoria dan seorang wanita Aborigin Australia, telah lama menganjurkan perjanjian antara pemerintah Australia dan penduduk pertamanya.

Australia adalah satu-satunya bekas koloni Inggris yang tidak memilikinya, dan banyak orang Aborigin dan Penduduk Kepulauan Selat Torres menekankan bahwa mereka tidak pernah menyerahkan kedaulatan atau tanah mereka kepada Kerajaan. Setelah itu, Thorpe mengatakan kepada BBC bahwa dia ingin mengirim "pesan yang jelas" kepada Raja.

"Untuk menjadi berdaulat, Anda harus berasal dari tanah ini," katanya. "Dia bukan berasal dari tanah ini."

Dia mengatakan Raja perlu menginstruksikan Parlemen untuk membahas perjanjian damai dengan penduduk asli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved