Bos Pentagon Minta Negara-negara Lain Gabung AS Lawan China di Indo-Pasifik

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 00:04 WIB
loading...
A A A
Pada hari Rabu, dia juga memperingatkan bahwa tawaran PLA untuk menjadi militer kelas dunia akan "tidak diragukan lagi memperkuat" tindakannya di Laut China Timur dan Laut China Selatan yang kaya sumber daya, tempat China memiliki klaim yang tumpang tindih dengan beberapa negara lain di wilayah tersebut.

“Kami melihat Asia Tenggara, khususnya di kawasan Laut China Selatan , adalah tempat China tampaknya paling sering melenturkan ototnya dan melakukan beberapa perilaku terburuknya,” katanya.

"Jaringan sekutu dan mitra kami yang kuat tetap menjadi keunggulan asimetris abadi yang kami miliki dibandingkan pesaing terdekat, yaitu China, yang berupaya untuk merusak dan menumbangkan tatanan berbasis aturan untuk memajukan kepentingan mereka sendiri, seringkali dengan mengorbankan orang lain." ujar Esper.

Menteri Pertahanan AS itu telah mengatakan pada bulan Juli bahwa dia ingin mengunjungi China tahun ini untuk meningkatkan saluran "komunikasi krisis", meskipun Presiden AS Donald Trump dilaporkan mengatakan dia ingin menggantikan Esper di posisi itu jika dia berhasil terpilih kembali sebagai presiden dalam pemilu bulan November mendatang.

Pada hari Rabu, AS juga menjatuhkan sanksi kepada puluhan perusahaan China atas peran mereka dalam membantu China membangun dan memiliterisasi pulau buatan di Laut China Selatan . Bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo memperkuat posisi AS agar sejalan dengan putusan pengadilan internasional tahun 2016 yang menentang sebagian besar klaim Beijing di Laut China Selatan. (Baca: Kemhan Serahkan Dua Pesawat Tempur F-16 Upgrade ke TNI AU )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved