6 Pujian Warga Gaza Memandang Cara Kematian Yahya Sinwar

Minggu, 20 Oktober 2024 - 20:10 WIB
loading...
A A A
Sinwar kemudian naik ke lantai dua. Sebuah tank menembakkan peluru lagi ke gedung itu, dan satu peleton infanteri bergerak untuk menggeledahnya. Sinwar melemparkan dua granat, salah satunya meledak. Para prajurit mundur, dan sebuah pesawat nirawak terbang masuk untuk menggeledah ruangan itu. Pesawat itu menemukan seorang pria dengan lengan terluka dan wajahnya tertutup — Sinwar — yang melemparkan tongkat kayu ke pesawat nirawak itu.

Kematiannya terjadi lebih dari setahun setelah serangan 7 Oktober di Israel selatan yang didalanginya, di mana teroris Palestina menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dengan 251 orang diseret kembali ke Gaza sebagai sandera.

Perang yang dipicu oleh serangan itu telah menghancurkan Gaza, menewaskan lebih dari 42.000 warga Palestina, menurut angka yang tidak dapat diverifikasi dari kementerian kesehatan yang dikelola Hamas, yang tidak membedakan antara warga sipil dan kombatan. Israel mengatakan telah menewaskan sekitar 17.000 kombatan dalam pertempuran hingga Agustus dan 1.000 pejuang lainnya di dalam Israel pada 7 Oktober 2023.

Baca Juga: Gagal Ciptakan Perdamaian, PBB Tak Bisa Cegah Perang Dunia III

4. Yahya Sinwar Ingin Mati di Tangan Israel

Kata-kata Sinwar sendiri dalam pidato sebelumnya, yang mengatakan ia lebih baik mati di tangan Israel daripada karena serangan jantung atau kecelakaan mobil, telah berulang kali dibagikan oleh warga Palestina secara daring.

“Hadiah terbaik yang dapat diberikan musuh dan pendudukan kepada saya adalah membunuh saya dan saya akan menjadi martir di tangan mereka,” katanya, dilansir Times of Israel.

5. Yahya Sinwar Tak Bersembunyi di Terowongan

Alat perekrutan? Kini, beberapa warga Palestina bertanya-tanya apakah Israel akan menyesal karena membiarkan pemenuhan keinginan itu disiarkan sebagai alat perekrutan potensial bagi organisasi yang telah bersumpah untuk dihancurkannya.

“Mereka mengatakan dia bersembunyi di dalam terowongan. Mereka mengatakan dia menjaga tahanan Israel di dekatnya untuk menyelamatkan hidupnya. Kemarin kami melihat dia memburu tentara Israel di Rafah, tempat pendudukan telah beroperasi sejak Mei,” kata Rasha, seorang ibu empat anak berusia 42 tahun yang mengungsi.

IDF baru-baru ini menemukan DNA Sinwar beberapa minggu lalu di terowongan Rafah yang berada di kompleks yang sama dengan — tetapi beberapa ratus meter dari — terowongan terpisah tempat enam sandera Israel dibunuh merah pada akhir Agustus, tetapi tidak dapat dipastikan kapan ia berada di sana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
Menhut Akui Terima Amplop...
Menhut Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Mestinya Laporkan Dugaan Gratifikas
Berita Terkini
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved