8 Fakta Tentara Korea Utara Bergabung dalam Perang Rusia di Ukraina

Kamis, 17 Oktober 2024 - 19:14 WIB
loading...
A A A
Pyongyang butuh uang dan teknologi, Moskow butuh tentara dan amunisi.

“Pyongyang akan dibayar dengan baik dan mungkin mendapat akses ke teknologi militer Rusia, yang jika tidak Moskow akan enggan untuk mentransfernya ke Korea Utara,” kata Andrei Lankov, direktur Korea Risk Group.

“Itu juga akan memberi tentara mereka pengalaman tempur yang nyata, tetapi ada juga risiko mengekspos warga Korea Utara pada kehidupan di Barat, yang merupakan tempat yang jauh lebih makmur.”

Bagi Putin, ada kebutuhan mendesak untuk mengganti kerugian yang signifikan selama lebih dari dua setengah tahun perang.

8. Jadi Solusi Wajib Militer Rusia yang Tidak Berjalan

Valeriy Akimenko dari Pusat Penelitian Studi Konflik Inggris percaya bahwa pengerahan warga Korea Utara akan membantu pemimpin Rusia mengatasi putaran mobilisasi wajib sebelumnya yang tidak berjalan dengan baik.

“Jadi menurutnya, karena jumlah pasukan Rusia berkurang karena Ukraina, sungguh ide yang cemerlang - mengapa tidak membiarkan warga Korea Utara melakukan sebagian pertempuran?”

Presiden Zelensky jelas khawatir tentang bagaimana aliansi yang bermusuhan ini dapat berkembang.

Tidak ada pasukan Barat di Ukraina karena takut akan eskalasi.

Akan tetapi, jika laporan mengenai ratusan warga Korea Utara yang bersiap untuk pengerahan pasukan terbukti benar, gagasan mengerahkan pasukan asing di lapangan dalam perang ini tampaknya tidak terlalu menjadi perhatian Vladimir Putin.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved