Perang Memanas, Lebih dari 400.000 Warga Lebanon Mengungsi ke Suriah

Rabu, 09 Oktober 2024 - 08:30 WIB
loading...
Perang Memanas, Lebih...
Warga Suriah dan Lebanon yang tinggal di Lebanon menyeberang ke wilayah Suriah dengan membawa barang-barang mereka yang dapat mereka bawa di Perlintasan Perbatasan Masnaa setelah serangan Israel di Massna, Lebanon pada 4 Oktober 2024. Foto/Murat Sengul/An
A A A
BEIRUT - Lebanon melaporkan lebih dari 400.000 orang telah meninggalkan negara itu ke Suriah dalam dua pekan terakhir.

Pengungsian besar-besaran terjadi saat negara itu bergulat dengan meningkatnya kekerasan dan memburuknya kondisi kehidupan.

Eksodus massal yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menandai salah satu pergerakan populasi paling besar di wilayah tersebut sejak Perang Saudara Suriah.

Para pejabat mengaitkan lonjakan emigrasi dengan ketidakstabilan politik yang sedang berlangsung, krisis ekonomi yang parah, dan memburuknya layanan publik, yang telah mendorong banyak pengungsi Lebanon dan Suriah yang tinggal di Lebanon untuk mencari keselamatan di seberang perbatasan.

Situasi tersebut telah diperparah oleh meningkatnya ketegangan antara berbagai faksi bersenjata, yang menyebabkan meningkatnya ketidakamanan di beberapa wilayah, termasuk Beirut, Tripoli, dan wilayah perbatasan selatan.

Pemerintah Lebanon berjuang mengelola kekacauan internal, karena protes dan bentrokan menjadi lebih sering terjadi di tengah ketidakpuasan publik terhadap ketidakmampuan pemerintah mengatasi situasi ekonomi dan kemanusiaan yang memburuk di negara itu.

Pemadaman listrik, kekurangan bahan bakar, dan inflasi yang meroket telah memperburuk kondisi yang sudah buruk, sehingga banyak keluarga terpaksa mengungsi untuk mencari lingkungan yang lebih stabil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Profil Miss Indonesia...
Profil Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca, dari Runway ke Mahkota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved