Rusia akan Hapus Taliban dari Daftar Organisasi Teroris
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Sikap Moskow terhadap kelompok itu mulai berubah setelah para pemberontak sebagian besar dikalahkan di dalam negeri.
Pergeseran itu semakin diperkuat oleh kebangkitan ISIS pada pertengahan tahun 2010-an. Presiden Vladimir Putin mengakui pada Juli bahwa Taliban secara de facto mengendalikan Afghanistan.
"Dalam hal ini, Taliban adalah sekutu kita dalam perang melawan terorisme," ungkap Putin, seraya menambahkan Moskow menerima "sinyal tertentu" bahwa kelompok itu siap bekerja sama.
Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengatakan pada Juni bahwa Rusia tidak akan mengakui pemerintahan Taliban sampai mereka memenuhi beberapa persyaratan, seperti komitmen memerangi perdagangan narkoba dan terorisme, dan "penghormatan terhadap hak-hak dasar semua bangsa di Afghanistan."
Baca juga: 20 Tentara Israel Mati dan Terluka Hanya Demi Foto di Dekat Perbatasan Lebanon
Pergeseran itu semakin diperkuat oleh kebangkitan ISIS pada pertengahan tahun 2010-an. Presiden Vladimir Putin mengakui pada Juli bahwa Taliban secara de facto mengendalikan Afghanistan.
"Dalam hal ini, Taliban adalah sekutu kita dalam perang melawan terorisme," ungkap Putin, seraya menambahkan Moskow menerima "sinyal tertentu" bahwa kelompok itu siap bekerja sama.
Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengatakan pada Juni bahwa Rusia tidak akan mengakui pemerintahan Taliban sampai mereka memenuhi beberapa persyaratan, seperti komitmen memerangi perdagangan narkoba dan terorisme, dan "penghormatan terhadap hak-hak dasar semua bangsa di Afghanistan."
Baca juga: 20 Tentara Israel Mati dan Terluka Hanya Demi Foto di Dekat Perbatasan Lebanon
(sya)
Lihat Juga :