Presiden Erdogan Ingin Membentuk Tatanan Dunia Baru, Berikut 6 Realitanya

Kamis, 03 Oktober 2024 - 19:50 WIB
loading...
Presiden Erdogan Ingin...
Presiden Turki Tayyip Erdogan ingin membentuk tatanan dunia baru. Foto/X
A A A
ANKARA - Tatanan global saat ini sedang terombang-ambing, dengan konflik yang berkecamuk di berbagai belahan dunia.

Sementara Rusia terus menyerang Ukraina, Israel telah melepaskan teror terhadap warga Palestina di Gaza, yang mengancam akan mengganggu stabilitas Timur Tengah. Israel sekarang melakukan serangan udara mematikan di Lebanon yang menewaskan ratusan orang.

“Pembantaian Israel di Gaza telah dengan jelas menunjukkan sekali lagi bahwa status quo tata kelola global tidak dapat dipertahankan,” kata peneliti Mustafa Oztop, dilansir TRT.

Turki, bersama dengan beberapa negara lain, telah menyaksikan dengan jijik ketika lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB gagal menghentikan pertumpahan darah.

Ketidakmampuan PBB untuk bertindak melawan krisis, terutama setelah AS secara sepihak memveto resolusi PBB yang didukung luas yang akan membuka jalan bagi keanggotaan penuh dan pengakuan bagi Palestina, telah menimbulkan pertanyaan tentang kemanjuran dan legitimasinya yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sebagai anggota pendiri dan salah satu dari 20 penyumbang anggaran teratas PBB, Turki mengatakan perubahan sudah lama tertunda.

Presiden Erdogan Ingin Membentuk Tatanan Dunia Baru, Berikut 6 Realitanya

1. Dunia Lebih Besar Dibandingkan 5 Negara

Turki telah menjadi suara terdepan dalam menyerukan reformasi menyeluruh di PBB, mengadvokasi sistem global yang demokratis, transparan, dan inklusif yang menantang kekuasaan segelintir orang yang mengakar. Turki menginginkan sistem yang secara efektif menangani masalah global dengan keadilan dan akuntabilitas.

Untuk mencapai hal ini, lebih banyak negara harus memiliki suara yang berarti di PBB.

2. Dewan Keamanan PBB Harus Diubah

Inti dari dorongan reformasi ini adalah tuntutan perubahan pada DK PBB, yang secara terkenal dikritik oleh Presiden Erdogan dengan slogan “Dunia lebih besar dari lima negara.”

Turki berpendapat bahwa struktur DK PBB saat ini, yang menempatkan hak veto di tangan lima anggota tetapnya–Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Tiongkok, dan Rusia–membatasi kemampuan dewan untuk menangani krisis internasional secara adil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Malaysia, Turki dan...
Malaysia, Turki dan UEA Bersama 51 Negara Lainnya Dilaporkan Pasok Senjata ke Israel
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Terungkap, Serangan...
Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel
Rekomendasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved